Zefri ingin JKN-KIS Terus Dampingi Masyarakat Indonesia

Zefri ingin JKN-KIS Terus Dampingi Masyarakat Indonesia
Zefri, peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) (Foto: ist)

TAPAKTUAN, ANTEROACEH.com -  Zefri (18) masyarakat Desa Koto Kecamatan Kluet Tengah Kabupaten Aceh Selatan merasa lega dan beruntung telah terdaftar menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). 

Pasalnya, Zefri merasa terbantu untuk biaya operasi usus buntunya yang menelan biaya jutaan rupiah. Ia dan keluarganya telah mendaftarkan dirinya dan keluarganya sejak tahun 2014 sebagai peserta program JKN-KIS yang dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Zefri dan keluarganya yang terdaftar sebagai peserta Program JKN-KIS segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) sebelumnya belum pernah memanfaatkan kartu JKN-KIS, sehingga muncul keraguan dibenaknya akan biaya yang harus dikeluarkan untuk membiayai pengobatan penyakit yang dideritanya.

“Sebelum dirawat dan dilaksanakan operasi di rumah sakit, saya juga sempat dirawat di Puskesmas selama 2 hari, namun karena keadaan yang tak kunjung membaik dokter akhirnya merujuk saya ke rumah sakit. Saat di rumah sakit juga dilakukan observasi sebelum akhirnya diputuskan oleh dokter untuk melakukan operasi. Saya sempat khawatir akan biayanya, tapi setelah mendapatkan edukasi dari pihak rumah sakit akhirnya saya lega,” ujar Zefri Ramu (2/6/2021).

Zefri mengatakan bahwa ia sangat puas dengan pelayanan yang didapat di rumah sakit dengan menggunakan kartu JKN-KIS. Tidak sedikit masyarakat yang terbantu dengan adanya program JKN-KIS terang pria yang baru saja menyelesaikan pendidikan tingkat menengah atasnya ini.

“Petugas medis dan juga petugas administrasi menyampaikan informasi dengan sangat jelas sehingga kami sebagai orang awam dapat mengerti dan yakin akan prosedur yang akan dilakukan terhadap pasien. Pelayanan yang diberikan juga sangat baik, dokter dan perawat rutin melakukan kontrol terhadap pasien, sangat lega rasanya,” terang Zefri. 

Zefri mengucapkan terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung Program JKN-KIS, sehingga program ini dapat memberikan harapan besar dan motivasi bagi masyarakat yang sedang sakit untuk sembuh. Karena peserta tidak lagi memikirkan kendala dalam biaya pengobatan.

“Saya berharap Program JKN-KIS akan tetap hadir dan mendampingi masyarakat Indonesia, karena tanpa JKN-KIS masyarakat akan kembali ke era takut untuk berobat,” tutupnya.

Komentar

Loading...