Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

YARA Somasi Bupati Nagan Raya

YARA Somasi Bupati Nagan Raya

SUKA MAKMUE, ANTEROACEH.com – Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) melayangkan somasi kepada Bupati Nagan Raya, Senin (5/10/2020). 

Surat somasi tersebut diantarkan  Ketua YARA perwakilan Nagan Raya Muhammad Zubir, SH dan diterima oleh Kasubag  Tata Usaha (TU) Pemkab Nagan Raya, TR. Syafarul.

Muhammad Zubir dalam rilisnya mengatakan, somasi tersebut terkait dengan adanya  Surat Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Aceh Nomor : 660/3553.III Tanggal 10 September 2020 Tentang Penyampaian Usulan Sanksi Administratif Pembekuan Izin Lingkungan Terhadap PT. Kharisma Iskandar Muda di Nagan Raya (PT.KIM).

Dalam Surat Kadis LHK Provinsi Aceh tersebut meminta Bupati Nagan Raya untuk melakukan pembekuan izin lingkungan terhadap Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Kharisma Iskandar Muda (KIM). 

“Berdasarkan hasil verifikasi lapangan yang dilakukan Tim DLHK Provinsi Aceh, disimpulkan bahwa PT. Kharisma Sultan Iskandar Muda tidak taat terhadap peraturan perundangan lingkungan hidup yang berlaku,” ungkap Zubir.

Menurut Zubir, persoalan limbah PT. KIM adalah masalah serius yang berdampak langsung kepada masyarakat, sehingga pihaknya meminta Bupati bersikap dan bertindak tegas.

“Ini bukan karena kita tidak mendukung investasi, kita malah sangat mendukung investasi, namun investasi itu ada regulasi hukum yang harus ditaati dan dipatuhi oleh para pengusaha, terutama masalah limbah atau pencemaran lingkungan, jangan investasi justru membawa musibah terhadap masyarakat,” terang Zubir.

Zubir berharap dengan adanya somasi  itu, pemerintah Kabupaten Nagan Raya segera membekukan Izin Lingkungan terhadap PT. KIM. 

Namun jika Bupati tidak melaksanakan, maka pihkanya berjanji akan menempuh jalur hukum sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Hal ini dilakukan supaya menjadi contoh untuk perusahaan lain agar tidak mengganggap remeh atau sepele masalah limbah atau pencemaran lingkungan,” demikian Zubir.

Komentar

Loading...