Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Yamaha RX-King, Nasib si Raja Jalanan yang Menolak Untuk Meredup

Yamaha RX-King, Nasib si Raja Jalanan yang Menolak Untuk Meredup

ANTEROACEH.com - Tak hanya bergelar sebagai raja jalanan, tapi dikenal juga sebagai si motor jambret yang legendaris. Yup! Yamaha RX-King telah puluhan tahun merajai jalanan di tanah air. Sejak kemunculannya pada tahun 1983, motor Yamaha bermesin 2 tak ini segera merebut basis penggemar hingga saat ini meski tak lagi di produksi di akhir tahun 2009.

Akselerasi tarikan spontan dengan tenaga liar memang menjadi ciri khas mesin 2 tak, hal ini pula lah yang menjadi daya tarik motor besutan pabrikan Yamaha ini. Berbekal dengan kapasitas 135cc berpendingin udara plus lima percepatan, tak di ragukan lagi bahwa Yamaha RX-King memiliki kecepatan dan ketangguhan yang selalu menjadi incaran para pemuda yang hobi merasakan kesenangan berkendara sepeda motor.

Meski saat ini banyak bermunculan tipe sepeda motor baru Yamaha yang di klaim lebih hemat dan memenuhi standar emisi gas buang, namun para fans dari Yamaha RX-King tak kunjung berkurang, sebaliknya malah semakin terus bertambah dengan semakin tingginya permintaan sepeda motor Yamaha tipe ini di pasaran dan bahkan tidak hanya harganya yang selalu konsisten bertahan, namun beberapa versi tertentu terus mengalami kenaikan harga bahkan sampai menembus puluhan juta rupiah.

Bukanlah hal umum jika motor bermesin dua tak boros dalam urusan konsumsi BBM, belum lagi dengan penggunaan oli samping yang tak ayal lagi menimbulkan asap, namun hal tersebut tidak mengurangi minat para pecinta setia raungan khas mesin 2 tak keluaran Yamaha ini. Dengan konsumsi rata-rata standar 35 kilometer perliter BBM memang bisa dikatakan cukup boros jika di bandingkan dengan motor 4 tak di spesifikasi yang sama dengan konsumsi BBM rata-rata di atas 40 kilometer perliter. Namun tingkat keborosan konsumsi bahan bakar Yamaha RX-King terbayar dengan tarikan khas bertenaga spontan yang memunculkan sensasi kesenangan berkendara tersendiri.

Pembicaraan tentang permintaan produksi ulang Yamaha RX-King oleh para penggemarnya masih sering terdengar di kalangan komunitas sepeda motor. Namun sepertinya hal tersebut akan sulit di penuhi oleh pabrikan Yamaha mengingat standar emisi gas buang yang semakin ketat menyebabkan kendaraan berbasis mesin 2 tak akan mengalami kesulitan untuk memenuhi hal tersebut.

Memang tipe terakhir Yamaha RX-King telah di lengkapi dengan katalitik konverter di bagian perut knalpot sebagai filter untuk mengurangi tingkat emisi gas buang, namun seiring meningkatnya standar emisi di tanah air yang saat ini berada di standar EURO 2 berefek Yamaha menghentikan total produksi mesin motor berbasis 2 langkah. Standar ini pula yang menyebabkan pabrikan lain seperti Kawasaki menghentikan produksi motor sport Ninja 2 tak mereka.

Para pecinta Yamaha RX-King harus merelakan bahwa tidak akan ada lagi produksi keluaran terbaru motor tersebut di masa depan. Meski Yamaha telah meluncurkan tipe-tipe terbaru untuk menggantikan si raja jalanan, namun tak ada satupun dari motor keluaran baru tersebut yang mampu menggantikan posisi Yamaha RX-King yang sempat menggondol trofi sebagai salah satu motor paling laris di nusantara. Sampai kapankah Yamaha RX-King akan terus menjadi raja jalanan dengan raungan garang mesin dua langkahnya? Sepertinya Yamaha RX-King tidak akan turun tahta setidaknya untuk dalam waktu yang dekat.

Komentar

Loading...