Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Warga Nisam Curhat : Desa Kami Belum Merdeka 

Warga Nisam Curhat : Desa Kami Belum Merdeka 

LHOKSEUMAWE, ANTEROACEH.com - Kapolres Lhokseumawe bersama pengurus Bhayangkari  melakukan panen perdana  Terong Ungu dan Padi binaan Polsek Nisam di Gampong Alue Bili,  Nisam, Aceh Utara, Rabu (14/10/2020) siang. 

Kegiatan tersebut bagian dari program ketahanan pangan di kawasan tertinggal untuk memberdayakan masyarakat memamfaatkan lahan menjadi lahan produktif. 

Acara panen tersebut digelar sederhana dihadiri, Kapolsek Nisam, Iptu Syafruddin,  sejumlah perangkat desa dan warga sekitar.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto menjelaskan, program tersebut sedang digalakkan untuk menciptakan ketahanan pangan masyarakat di masa pandemi Covid-19 dan dijadikan program percontohan agar bisa dikembangkan tidak hanya di kawasan Nisam juga di kecamatan lainnya, terutama di daerah tertinggal.

“Panennya luar bisa, ini harus dilanjutkan terus oleh masyarakat dan patut ditiru oleh masyarakat di kecamatan lainnya. Sehingga masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pangan, termasuk sayur mayur dan jenis tanaman produktif lainnya di masa pandemi ini,” kata Kapolres.

Disela-sela acara tersebut, seorang tokoh masyarakat, mengaku Gampong Alue Bilie, merupakan desa paling tertinggal di Kecamatan Nisam. Bahkan 70 persen masyarakatnya hidup dibawah garis kemiskinan. 

Masalahnya, sejak Indonesia merdeka, desa tersebut belum mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah. Buktinya hingga saat ini, fasilitas  pendukung pertanian seperti irigasi belum ada, sehingga penghasilan dari sawah hanya didapatkan saat musim hujan. 

Bila kemarau panjang, masyarakat terpaksa keluar desa mencari pekerjaan lain. Ditambah lagi, jalan desa yang belum memadai, dan fasilitas pendukung pembagunan desa lainnya juga belum ada.

“Bapak Kapolres, walau Indonesia sudah merdeka, kami disini belum merdeka, disini 70 persen petani miskin yang belum tersentuh bantuan  dari pemerintah. Saluran irigasi tidak ada, untuk panen padi hari ini, karena kebetulan curah hujan tinggi. bila tidak ada hujan, kami tidak bisa ke sawah,” jelas warga tersebut.

Ia berharap, dengan kehadiran Kapolres bisa menjadi penyambung lidah ke pemerintah, agar keluh kesah diberikan solusi, karena warga Alue Bilie mayoritas petani sawah.

Komentar

Loading...