Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Warga Empat Gampong di Woyla Timur Keluhkan Jalan Rusak Parah

Warga Empat Gampong di Woyla Timur Keluhkan Jalan Rusak Parah

MEULABOH, ANTEROACEH.com - Masyarakat dari empat gampong di Kecamatan Woyla Timur, Aceh Barat mengeluhkan kondisi jalan lintas kecamatan yang sulit dilalui dan tak kunjung diaspal.

Empat gampong tersebut yaitu Gampong Seuradeuk, Lubok Panyang, Alue Empeuk dan Alue Bilie. Kondisi jalan disana saat ini masih tanah akibatnya menyulitkan aktivitas warga.

Keuchik Seuradeuk, Khariaman mengatakan kondisi jalan berlumpur apalagi jika turun hujan jalan akan sangat sulit dilalui. 

"Sekitar 8 kilometer lagi yang belum diaspal. Jika ada orang sakit yang ingin melintas kami terpaksa harus ramai-ramai turun untuk menarik kendaraan yang terjebak," terang Khariaman saat dikonfirmasi anteroaceh.com, Senin (22/6/2020) siang.

Saat ini banyak masyarakat yang memilih melalui jalan Tutut. Padahal jalan Tutut lebih berisiko karena rawan terjadi longsor.

Ia berharap Pemkab Aceh Barat maupun Pemerintah Aceh memberikan perhatian terhadap jalan tersebut.

Sementara Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Aceh Barat, Syamsul Rizal saat dikonfirmasi secara terpisah mengatakan jalan tersebut sebenarnya akan dibangun tahun 2020 namun anggaran itu direfocusing untuk penanganan Covid-19.

"Ruas jalan tersebut sebenarnya memang sudah kita anggarkan dengan dana DAK tahun 2020 tapi dana DAK direfocusing makanya sementara kita tangani dengan dana rutin," terang Syamsul Rizal saat ditemui anteroaceh.com diruangannya.

Syamsul mengatakan Dinas PUPR pekan lalu telah menugrader jalan tersebut namun karena kondisi cuaca belakangan yang sering hujan membuat proses pengangkutan material terkendala ditambah kondisi tanah di ruas jalan tersebut labil dan lembek.

"Rencananya tahun 2021 kita akan meningkatkan jalan tersebut. Dan tadi kebetulan staf teknik ada di Kecamatan Woyla dan sudah saya minta turun langsung untuk melihat kondisi jalan agar ditimbun segera agar bisa dilalui masyarakat," pungkasnya.

Komentar

Loading...