Warga Aceh Selatan Nyaris Diserang Harimau

Warga Aceh Selatan Nyaris Diserang Harimau
Empat ekor kambing milik warga mati di mangsa harimau

TAPAKTUAN – Dua orang warga Gampong Krueng Batee, Kecamatan Trumon Tengah, Aceh Selatan nyaris diserang harimau saat sedang mencari kambing miliknya yang tidak pulang ke kendang.

Peristiwa itu terjadi Jum’at kemarin, saat itu Irshan bersama adik iparnya tengah mencari enam ekor kambing mereka yang tidak kembali ke kendang.

Kapolsek Trumon Tengah, AKP Margiono menjelaskan, harimau tersebut pertama dilihat oleh Irshan dan adik iparnya pada Jum'at (29/10/2021) kemarin di perkebunan warga.

"Pagi itu mereka pergi ke gunung mencari kambing dengan jarak 1 kilometer dari perkebunan warga. Di lokasi itu mereke menemukan kambing telah mati tergeletak di rerumputan," jelas Kapolsek.

Kemudian, kata dia, jarak tiga meter Irshan dan adik iparnya melihat harimau, sehingga mereka langsung memanjat pohon untuk menyelamatkan diri.

Setelah diatas pohon mereka menghubungi warga untuk meminta bantuan melalui telepon.

"Setelah itu, kita langsung bergegas ke lokasi dengan membawa satu pucuk senjata SS1 dan petasan. Disana kami melakukan tembakan ke atas sebanyak lima kali dan disusul warga membakar petasan untuk mengusir harimau pindah dari batang pala tempat Iirshan memanjat, dimana akhirnya mereka berdua berhasil diselamatkan," pungkasnya.

Sementara itu Kepala Seksi Wilayah II Subulussalam Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Hadi Sofyan membenarkan kajadian itu dan dia menyebut sebanyak 4 ekor kambing milik Irshan mati akibat diserang harimau.

"Menerima informasi adanya kambing warga dimangsa harimau, kita bersama TNI/Polri dan masyarakat langsung turun ke lokasi, dan menemukan empat ekor kambing sudah mati dimangsa harimau," ungkapnya, Sabtu (30/10/2021).

Kata Sofyan, guna memantau pergerakan dan perkembangan harimau, tim BKSDA Aceh Selatan sudah memasang kamera trap guna mengetahui perkembangan apakah turunnya satwa dilindungi itu ada hubungan dengan harimau yang sebelumnya turun di daerah gampong Seulekat dan Simpang, Kecamatan Bakongan Timur.

"Kita meminta untuk sementara ini warga tidak ke kebun dulu sebelum harimau benar-benar terhalau. Kemudian BKSDA Aceh juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait satwa dilindungi ini," pungkasnya.

Komentar

Loading...