Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Warga Aceh Barat Blokir Jalan PT MIFA,  Tuntut Ganti Rugi Lahan

Warga Aceh Barat Blokir Jalan PT MIFA,  Tuntut Ganti Rugi Lahan

MEULABOH, ANTEROACEH.com - Puluhan warga memblokir jalan lingkar  PT MIFA di Gampong Peunaga Cut Ujong, Kecamatan Merbo, Aceh Barat, Senin (8/2/2021) dengan cara memasang spanduk melintang jalan sehingga arus lalu lintas kendaraan perusahaan batu bara tersebut terhenti.

Aksi tersebut bentuk protes warga yang menuntut pembebasan lahan pemukiman mereka yang tercemar debu olahan batu bara dari perusahaan tersebut yang belum dipenuhi sejak 2018 lalu.

Selain memasang spanduk, warga juga mendirikan tenda di lokasi tersebut. Aksi tersebut mulai digelar sekitar pukul 09.00 WIB saat arus truk batu bara dari pabrik ke port MIFA sedang ramai.

Geuchik Gampong Peunaga Cut Ujong, Agus saat dihubungi anteroaceh.com mengaku ada sekitar 50 lahan warga yang belum dibebaskan sejak tahun 2018 lalu. Aksi tersebut sengaja dilakukan untuk mendesak MIFA segera membebaskan lahan.

Soalnya sejak perusahaan tersebut beroperasi, pemukiman  terpapar debu-debu halus batu bara. Warga tak tahan karena takut terganggu kesehatan akhirnya menuntut pembebasan lahan.

“Kita sudah dua kali bertemu MIFA, terakhir di balai desa, namun tidak juga ada titik temu. Sebagian warga sudah ada yang dibebaskan dan saat ini tersisa 50 lahan lagi yang belum, harga ganti rugi Rp 500 ribu per meternya,” ungkap Geuchik Agus.

Ia dan warga berharap aksi itu bisa menggerakkan manajemen  perusahaan batubara tersebut untuk segera membayar ganti rugi lahan warga, dengan nilai yang diharapkan oleh warga.

Saat sore, pihak kepolisian dari Polsek setempat masih berusaha melakukan mediasi dengan warga, agar blokir tersebut dibuka.

Komentar

Loading...