Wanita Kasus Zina  di Lhokseumawe Gagal Dicambuk

Wanita Kasus Zina  di Lhokseumawe Gagal Dicambuk

LHOKSEUMAWE, ANTEROACEH.com - Kejaksaan Negeri Lhokseumawe gagal mencambuk seorang wanita terpidana kasus perzinaan di lokasi eksekusi di Lapangan Bola Kaki Tunas Bangsa, Lhokseumawe Selasa (6/4/2021) sore, karena berstatus baru melahirkan.

Rosmawar batal dieksekusi  usai menjalani operasi melahirkan dengan jalan  caesar pada  1 April 2021 di Rumah Sakit Kesrem Kota Lhokseumawe.

Kepala Sub Seksi Penuntutan Seksi Pidana Umum  (Pidum) Kejaksaan Negeri Lhokseumawe Muhammad Doni Siddik menjelaskan terpidana Rosmawar tak bisa dicambuk  karena sesuai keterangan dokter ada tekanan di perut wanita itu sehingga harus  menunggu selama 120 hari.

"Kata dokter  Rosmawar tidak bisa menjalani eksekusi Uqubat cambuk karena baru saja menjalani operasi caesar. Harus menunggu 120 hari,” ungkap Muhammad Doni Siddik.

Selain itu atas dasar qanun pihaknya juga tidak bisa mengeksekusi terpidana karena ada keterangan dokter yang melarangnya dan jaksa wajib mengikuti anjuran dokter tersebut.

“Eksekusi kita tunda sampai kondisi yang bersangkutan normal kembali,” jelasnya.

Sementara itu tiga terpidana Jarimah Zina lainnya dieksekusi masing-masing 100 kali cambuk, yaitu Zulkhairi alias Heri, Risky Munanda dan Lita Trisnawati. Ketiganya melanggar pasal 33 Qanun Aceh nomor 6 tahun 2014 tentang Jinayat.

Komentar

Loading...