Wali Kota Banda Aceh Diminta Batalkan Proyek IPAL di Gampong Pande 

Wali Kota Banda Aceh Diminta Batalkan Proyek IPAL di Gampong Pande 

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com - Delapan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Aneuk Sadar Sejarah (GASS) melakukan demonstrasi di Balai Kota, Banda Aceh, Senin (22/3/2021) siang.

Mahasiswa itu menolak pembangunan proyek Instalasi Pengelohan Air Limbah (IPAL) di gampong Pande, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Aiman mengatakan lokasi pembangunan proyek IPAL itu terdapat banyak situs sejarah yang perlu dilestarikan.

"Kami hanya menyampaikan dua tuntutan, yaitu batalkan proyek IPAL karena terdapat peninggalan sejarah serta jaga dan indahkan tempat sejarah yang ada di Banda Aceh," ucap Aiman dalam orasinya.

Ia menilai seharusnya pemerintah kota melestarikan situs sejarah bukan malah menghancurkannya. 

“Ini bukan semata karena masyarakat gampong Pande menolak pembangunan IPAL tapi karena proyek tersebut dibangun di kawasan makam bersejarah yang ditemukan beberapa waktu lalu saat proses pengerukan,” tambah Aiman.

Walaupun ada isu yang mengatakan bahwa makam tersebut bukan makam raja dan tokoh ulama, namun pihaknya tetap mendesak pemerintah untuk tetap melestarikan situs sejarah tersebut, apalagi di daerah gampong Pande.

"Kami tunggu penjelasan dalam waktu 3 x 24 jam untuk memberikan kejelasan langsung dari bapak Wali Kota. Kalau bukan bapak Wali Kota kami tidak menerimanya," pungkas Korlap GASS, Aiman.

Komentar

Loading...