Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Kisruh Rencana Pinere di Dayah Mataqu

Ustadz Azhar : Jika Ada Tempat Memadai, Hari Ini Kami Pindah

Ustadz Azhar : Jika Ada Tempat Memadai, Hari Ini Kami Pindah
Rapat wali santri Mataqu beberapa waktu lalu

LHOKSEUMAWE, ANTEROACEH.com - Pimpinan Dayah Mataqu Ustadz Azhar  Ibrahim SQ mengaku  masih menaruh harapan besar ada solusi ditengah sikap tegas Pemko Lhokseumawe yang tetap membangun ruang Pinere di lokasi tempat dayah tahfidz tersebut di eks SMP Arun, Komplek Perumahan PT PAG.

Saat diwawancara anteroaceh.com, Minggu (4/10/2020) Ustadz Azhar menjelaskan usai Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya menggelar temu media  beberapa waktu lalu soal solusi yang ditawarkan lokasi pengganti yakni Mes Plaju dan ruang eks Maintenance, pihaknya dibantu seorang perwakilan dari Pemko langsung terjun ke lokasi Mes Plaju, untuk melihat kondisi mes tersebut.

Faktanya kata Ustadz Azhar, mes tersebut hanya memiliki 16 kamar, kamar mandi hanya 6,  masing-masing kamar hanya bisa diisi dua orang. Sedangkan santri dan tenaga pangajar  Dayah Mataqu berjumlah 300 orang.

Sedangkan  di tempat satu lagi  eks gedung maintenance,  hanya 30 persen ruang bisa dijadikan untuk belajar sedangkan 70 persen adalah gudang. Kalaupun dijadikan untuk ruang belajar, harus dibuat plafon dan butuh biaya besar.  

Kemudian ruang MCK tersedia 8, enam WC dan dua yang ada kamar mandinya. Persoalan lainnya, di lokasi tersebut sulit dipisahkan santriwan dan satriwati.

“Kami akan pindah, bila perlu hari ini, kalau memang ada tempat yang memadai. Karena dua lokasi yang ditawarkan Pemko tidak memadai,” kata Ustadz Azhar.

Ia bersama manajemen Mataqu mengaku pasrah dan tidak akan melawan bila nanti ada petugas Satpol PP yang datang ke dayah.  Walaupun demikian pihaknya masih terus mencari solusi  lokasi baru.

“Hari ini kami undang kembali para wali santri untuk mencari solusi. Bila nanti waktu yang diberikan  habis, dan Satpol PP datang kami tidak akan melawan,” pungkasnya.

Komentar

Loading...