Usai Bacok Ayah Kandung, Pemuda Aceh Tamiang Coba Gorok Leher Sendiri

Usai Bacok Ayah Kandung, Pemuda Aceh Tamiang Coba Gorok Leher Sendiri
Ilustrasi pembacokan. Foto: tribunnews

KUALA SIMPANG, ANTEROACEH.com - Seorang pemuda berinisial TMA (24) warga Gampong Tanjung Mancang, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang diduga membacok ayah kandungnya menggunakan sebilah parang, Jum'at (7/5/2021) siang sekitar pukul 12.40 WIB.

Selain luka bacok di bagian kepala belakang, korban juga mengalami luka koyak di bagian lehernya yang mengakibatkan korban terbaring kritis di UGD RSUD Tamiang.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasubbag Humas Iptu Untung Sumaryo mengatakan berdasarkan sejumlah keterangan saksi, saat itu terjadi keributan antara korban dan pelaku yang terjadi di dalam kamar korban.

"Sementara saksi yang tak lain adalah adik pelaku yang juga berada di rumah, saat mendengar keributan tersebut langsung membuka pintu kamar dan mendapati korban sudah berlumuran darah,"  ungkap Iptu Untung Sumaryo dalam keterangan yang diterima anteroaceh.com.

Kemudian, lanjut Kasubbag saksi langsung meminta pertolongan tetangga terdekat dan ketika seorang tetangga mendatangi rumah korban ia melihat pelaku berdiri di depan pintu samping rumah korban dengan kondisi sudah berlumuran darah di bagian leher.

"Maka kemudian saksi langsung membawa pelaku ke Puskesmas setempat terlebih dahulu tanpa mengetahui bahwa ayah pelaku sudah tidak sadarkan diri berada di dalam kamar bersama anak korban," ungkap Kasubbag.

Kemudian, para tetangga korban berdatangan ke rumah korban dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian setempat. 

Iptu Untung menduga pembacokon yang dilakukan anak kandung korban TMA karena mengalami gangguan kejiwaan. Pelaku juga pernah di rawat di RSU Zainal Abidin Banda Aceh pada tahun 2020 lalu.

Usai membacok ayahnya, pelaku sebut Kasubbag langsung melakukan percobaan bunuh diri dengan menggorok leher sendiri menggunakan sebilah parang yang dipakai untuk membacok korban.

"Kemungkinan gangguan kejiwaan yang terjadi pada pelaku di sebabkan oleh penyalahgunaan narkoba, sehingga tidak mempunyai kesadaran yang dapat menghilangkan nyawa orang lain," pungkas Kasubbag Humas Polres Aceh Tamiang, Iptu Untung Sumaryo.

Komentar

Loading...