Ubah Hasil Tes Covid Positif jadi Negatif, Pemuda Asal Nagan Diamankan Saat Ingin Terbang ke Jakarta

Ubah Hasil Tes Covid Positif jadi Negatif, Pemuda Asal Nagan Diamankan Saat Ingin Terbang ke Jakarta

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com - Seorang warga Alue Bilie, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya benisial AOS (26)  diamankan pihak keamanan Bandara Sultan Iskandar (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar, Rabu (7/7/2021) kamarin.

Ia diduga memalsukan surat keterangan hasil tes PCR. Saat itu AOS akan terbang ke Jakarta menggunakan maskapai Batik Air.

Dirkrimum Polda Aceh Kombes Pol Ade Harianto melalui Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy mengungkapkan, pemalsuan tersebut terungkap melalui hasil validasi yang dilakukan oleh petugas KKP Bandara SIM saat yang bersangkutan hendak berpergian rute Banda Aceh - Jakarta melalui Bandara SIM.

"Setelah divalidasi, ternyata surat keterangannya itu palsu dan yang bersangkutan langsung dicegat oleh petugas KKP yang kemudian diserahkan ke Dirkrimum untuk diproses hukum," ungkap Winardy, Kamis (8/7/2021) di Mapolda Aceh.

Winardy menjelaskan, yang bersangkutan melakukan pemalsuan dengan cara menscan hasil PCR asli dari Labkesda dan mengubah keterangan hasil pemeriksaan dari Positif menjadi Negatif.

Winardy juga menyebutkan, apa yang dilakukan oleh terduga pelaku ini sangat berbahaya, yang mana ia sudah positif tapi masih nekat melanjutkan perjalanan dengan cara melanggar hukum.

"Tindakannya itu bisa membahayakan masyarakat yang lain, mulai dari cek in sampai ke dalam pesawat ia akan terus menyebarkan virus Covid-19," sebut Winardy.

Namun saat ini, lanjutnya, yang bersangkutan sudah diamankan untuk diisolasi di Rumkit Bhayangkara Polda Aceh dan mengamankan barang bukti berupa hasil tes PCR yang sudah dirubah, identitas, dan tiket pesawat untuk kepentingan penyidikan.

"AOS sudah diisolasi. Ia akan dipersangkakan Pasal 263 KUHP tentang Pemalsuan Surat," sebutnya.

Dalam kesempatan itu, Winardy juga mengimbau agar masyarakat tidak melanggar ketentuan yang sudah ditetapkan untuk mengendalikan penyebaran Covid-19, apalagi sampai nekat memalsukan surat keterangan hasil tes antigen/PCR.

"Masyarakat tidak perlu sampai nekat melakukan pemalsuan surat hasil tes PCR. Bila masih juga nekat, maka saya pastikan akan ditindak dan diproses pidana," ucap Winardy tegas.

Iklan Bank Aceh Idul Adha 1442

Komentar

Loading...