Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Tokoh Agama di Aceh Tenggara Tolak 'People Power'

Tokoh Agama di Aceh Tenggara Tolak 'People Power'

KUTACANE, ANTEROACEH.com ÔÇô Tokoh agama di Kabupaten Aceh Tenggara sepakat menolak seruan 'People power' yang digaungkan sejumlah pihak terkait dugaan kecurangan Pemilu 2019.

Hal itu dikatakan Ketua MPU Aceh Tenggara, Tgk Jamaludin, Kamis 16 Mei 2019. Beliau berpendapat paska Pilpres 2019 seharusnya masyarakat kembali bersatu dan berdamai. Bukan sebaliknya membuat situasi tidak kondusif.

"Kami berharap seluruh pendukung pasangan Capres-cawapres tidak berbuat gaduh dan menunggu hasil resmi rekapitulasi KPU pusat. Serta menerima keputusan dengan legawa," kata Tgk Jamaludin.

Bagi yang keberatan katanya, bisa menempuh jalur sesuai konstitusi negara, yaitu menggugat ke MK. Tidak melakukan gerakan-gerakan intimidasi, atau membangun opini tanpa dasar serta menyesatkan.

Hal senada juga dikatakan Tgk HM Abbas Lc, pemuka agama setempat. Bahkansekretaris MPU setempat itu menilai isu "People power" membuat masyarakat resah.

"Masyarakat harus bersatu menjaga ukhuwah islamiyah dan ukhuwah Wathaniyah. Siapa pun yang terpilih harus didukung. Semoga dapat membawabangsa ini lebih maju," katanya.

Kepala Dinas SyariÔÇÖat Islam Aceh Tenggara, Ustadz Iqbal Selian mengungkapkan masyarakat harus memahami, persatuan lebih penting dibanding melakukan aksi yang berujung pada perpecahan. Pemilu adalah
pesta demokrasi yang layaknya dirayakan dengan gembira.

"Melakukan aksi-aksi yang memecah belah umat dan juga menyebabkan putus tali silaturrahmi adalah perbuatan buruk yang harus kita hindari, oleh sebab itu mari bersatu dan menerima keputusan KPU dengan arif dan bijak," jelasnya.

Komentar

Loading...