Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

TNI Perbaiki Bangunan di Makam Cut Meutia, Warga Berharap Dibangun Jalan ke Lokasi  

TNI Perbaiki Bangunan di Makam Cut Meutia, Warga Berharap Dibangun Jalan ke Lokasi  

LHOKSUKON, ANTEROACEH.com - TNI Kodim 0103 Aceh Utara dibantu warga dan komunitas trail berhasil memperbaiki  bangunan pelindung makam pahlawan Nasional Cut Meutia di kawasan pedalaman Aceh Utara tepanya di pegunungan Alue Rime, Pirak Timur, Aceh Utara pada hari Minggu lalu.

Sebelumnya bangunan tersebut rusak berat setelah tertimpa pohon besar yang tumbang akibat cuaca ekstrim.

Saat dihubungi,  Selasa (14/7/2020)  Dandim Aceh Utara Letkol Inf Agung Sukoco mengaku langsung memimpin proses perbaikan komplek makam tersebut. Kendala utama adalah jarak tempuh yang jauh dan kemudian jalur setapak yang terjal dan melintasi sungai.

Jarak makam dengan Kota Lhokseumawe lebih 50 kilometer, sedangkan dari desa terdekat menuju kawasan pegunungan berjarak 23 kilometer. Bila ditempuh dengan berjalan kaki bisa memakan waktu 12 jam lebih.

“Ini jadi pengalaman tersendiri, menuju ke makam Cut Meutia tidak mudah, hanya kendaraan khusus yang tembus kesana, sangat melelahkan. Namun alhamdulillah semua kendala bisa kita lalui dan bangunan itu sudah kembali tegak,” sebut Dandim.

Menurutnya perbaikan sudah dimulai sejak Jumat lalu, sejumlah tukang dikerahkan ke lokasi untuk memulai pekerjaan perbaikan. Satu hari kemudian, tepatnya Sabtu pagi ia bersama tim gabungan meluncur ke lokasi.

“Bagian atap yang hancur sudah kita perbaiki, semak belukar disekitar makam juga kita bersihkan. Sedangkan kerusakan pada nisan akan kita perbaiki dalam waktu dekat,” jelasnya lagi.

Agung mengajak masyarakat dan elemen lainnya untuk menjaga situs bersejarah, apalagi makam pahlawan Nasional Cut Meutia. Karena bangsa yang besar bangsa yang selalu  mengenang jasa pahlawan.

Sementara itu masyarakat berharap TNI mendorong pemerintah untuk membangung akses jalan menuju ke makam Cut Meutia. Bahkan mengusulkan TMMD ke depan TNI bisa fokus ke kawasan tersebut untuk membuat jalan dan jembatan.

“Kami yakin TNI bisa membantu, karena Kami melihat selama ini pemerintah hanya mewacanakan saja, tapi realisasi belum ada. Padahal ini makam Pahlawan Nasional, seharusnya pemerintah pusat harus bertanggungjawab,” jelas Mursal pemuda asla Matangkuli, Aceh Utara.

Hal sama juga diungkap Nurdin (50) warga Gampong  Alue Rime. Selama ini banyak warga yang ingin berziarah, berhubung jalan akses ke lokasi belum ada. Niat itu bataal dilaksanakan. “Tidak bisa ke sana, harus jalan setapak dan sangat jauh. Paling-paling mereka ke museum di rumah Cut Meutia di Pirak,” jelasnya.

Komentar

Loading...