TKA China Melenggang Masuk ke Abdya 

TKA China Melenggang Masuk ke Abdya 
Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China sedang melaksanakan tes antigen di perusahaan PT. Juya Aceh Mining (PT. JAM)

BLANGPIDIE, ANTEROACEH.com – Di tengah upaya Pemerintah pusat hingga pemerintah daerah memutus mata rantai penyebaran Covid-19, sebanyak 5 orang tanaga kerja asing (TKA) asal China masuk ke Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Kabarnya, tenaga kerja asing itu datang untuk bekerja di PT. Juya Aceh Mining (PT. JAM) atau tambang bijih besi yang terletak di Gampong Ie Mirah, Kecamatan Babahrot.

Anehnya lagi, Dinas Penananam Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (DPMPTSP NAKER TRANS) Abdya belum menerima laporan terkait kedatangan lima TKA itu.

"Menurut informasi ada lima orang TKA asal China masuk Abdya, tapi sampai saat ini kita belum menerima laporannya," ungkap Pelaksana Tugas (Plt) DPMPTSP NAKER TRANS, Rahmad Sumedi melalui sambungan telepon seluler, Rabu (2/6/2021).

Menurut informasi lain yang diperoleh anteroaceh.com, tenaga kerja asing tersebut sudah berada di Abdya sejak sepekan lalu, bahkan hingga saat ini mereka masih berada di lokasi kerja perusahaan tersebut.

"Kalau mengenai tes swab untuk mengetahui apakah para tenaga kerja tersebut terjangkit virus corona atau tidak, tentunya kalau perusahaan mereka di Jakarta tentunya yang mengeluarkan izin Kementerian, jadi apabila perusahaan itu dibawa Kementerian sudah pasti di Bandara mereka sudah dilakukan tes swab," jelasnya.

Informasi lain yang beredar kehadiran tenaga kerja asing itu difasilitasi oleh Badan Kesatuan Bangsa, Politik (Kesbangpol) Abdya. 

Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, anteroaceh.com mencoba untuk menghubungi Kepala Kesbangpol Musawir, namun saat dikonfirmasi Musawir hanya membenarkan jika TKA China itu sudah berada di Abdya.

"Benar, kalau mengenai data lengkap berapa jumlah tenaga kerja itu nanti saya lihat data dulu, karena saat ini saya sedang ada kegiatan," katanya singkat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Abdya, Safliati mengatakan, kewenangan pihaknya hanya sebatas melakukan tes Covid-19. 

"Kita hanya melakukan tes antigen saja, karena tugas kita hanya melaksanakan pemeriksaan apakah mereka terjangkit virus corona atau tidak," jelasnya.

Kemudian, kata dia, dari hasil pemeriksaan tes antigen yang dilakukan oleh tim Satgas penangganan covid-19 Abdya, kelima tenaga kerja asing itu dinyatakan negatif.

"Tes antigen kita lakukan pada hari pertama mereka tiba disini langsung kita turun ke lokaai untuk tes antigen," pungkasnya.

Komentar

Loading...