Tiyong Mengaku Belum Terima Surat Pemecatan dari PNA

Tiyong Mengaku Belum Terima Surat Pemecatan dari PNA
Samsul Bahri alias Tiyong

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com – Ketua Umum Partai Nanggroe Aceh (PNA) versi Kongres Luar Biasa (KLB) Samsul Bahri alias Tiyong mengaku belum menerima surat pemberhentian dirinya dari keanggotaan partai.

“Sampai saat ini saya belum terima surat itu, saya baru baca dari media,” ungkapnya saat dikonfirmasi ANTEROACEH.com, Jum’at (27/9/2019). 

Tiyong mengatakan belum menentukan langkah apapun terkait surat yang menghebohkan itu, menurutnya jika memang surat itu sampai ia akan mempelajari terlebih dahulu.

Baca: Heboh, Irwandi Berhentikan Tiyong dan Falevi Dari Keanggotaan PNA

“Nanti kalau memang surat itu sampai akan kita pelajari terlebih dahulu apakah sudah sesuai AD/ART dan mekanisme partai,” papar anggota DPRA tersebut.

Namun Tiyong meragukan keabsahan surat tersebut mengingat dalam surat itu tidak memuat tanda tangan Sekretaris Jendral DPP PNA.

“Kalau berdasarkan SK di Menkum HAM Sekjen masih Miswar Fuady seharusnya ada tanda tangannya juga,” tambahnya.

Selain itu keanehan lainnya, kata Tiyong untuk memberhentikan sesorang dari keanggotaan partai melawati banyak tahapan jika mengacu pada AD dan ART partai.

“Dalam surat itu dikatakan pemberhentian itu berdasarkan rapat pengurus DPP PNA, saya rasa rapat itu tidak pernah terjadi apalagi Irwandi saat ini ditahan dan KPK tidak mengizinkan rapat di dalam,” pungkas Tiyong.

Sebelumnya diberitakan Ketua Umum PNA versi Mubes 2017 Irwandi Yusuf memberhentikan Tiyong dan Muhammad Rizal Falevi Kirani dari keanggotaan PNA karena dianggap melawan kebijakan pimpinan partai dan melanggar konstitusi PNA.

Selain itu keduanya dianggap membuat kericuhan diinternal partai sehinggat keduanya ditindak tegas dengan pemberhentian dari anggota partai PNA.

Komentar

Loading...