Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Tipu Rekannya Saat Beli Excavator, Warga Simeulue Ditangkap Polisi  

Tipu Rekannya Saat Beli Excavator, Warga Simeulue Ditangkap Polisi  

SINABANG, ANTEROACEH.com - MA (45) warga Gampong Labuhan Bajau, Kecamatan Teupah Selatan, Simeulue ditangkap polisi atas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan satu unit Excavator. 

Penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan laporan yang dibuat korban yang tak lain adalah rekan kerjanya sendiri.

"Menindak lanjuti Laporan tersebut, Sat Reskrim Polres Simeulue kemudian melakukan penyelidikan Kasus ini dan berhasil mengungkap kasus tersebut dan menetapkan tersangka MA yang juga merupakan rekan korban sendiri," terang Kapolres Simeulue AKBP Agung Surya Prabowo melalui Kasat Reskrim Ipda Muhammad Rizal, Ahad (27/9/2020).

Muhammad Rizal menerangkan, awalnya korban dan MA beserta dua orang rekannya AW dan IA berangkat ke Medan untuk membeli excavator.

Setelah melakukan transaksi dengan penjual, korban langsung pulang ke Siumelue seorang diri, sementara MA dan dua rekannya masih bertahan di Medan untuk mengurus surat jual beli.

"Sebelum pulang, korban berpesan kepada IA agar nantinya surat jual beli tersebut dibuat atas nama IA," tambah Kasat Reskrim.

Namun, tanpa sepengetahuan yang lain secara diam-diam MA mendatangi penjual, dan menyodorkan KTPnya meminta untuk dibuatkan surat jual beli atas nama dirinya. Setelah selesai MA dan AW membawa excavator tersebut ke Simeulue.

Terakhir korban mengetahui bahwa MA telah menjual excavator tersebut kepada orang lain. Karena tidak terima, korban pun akhirnya melaporkan MA ke polisi.

Atas kejadian tersebut lanjut Kasat,  tersangka MA dijerat dengan pasal tindak pidana penipuan dan atau penggelapan sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 Bin Pasal 372 KUHPidana.

"Kini tersangka beserta barang bukti satu Unit Excavator merk Komatsu PC 200-6 NO. Serial: 86310 tahun 2005 dan satu lembar invoice asli sudah diamankan oleh Sat Reskrim Polres Simeulue," pungkas Ipda Muhammad Rizal.

Komentar

Loading...