Tiga Spesialis Pencurian Uang Nasabah Bank Antar Provinsi yang Beraksi di Pidie Ditangkap Polisi 

Tiga Spesialis Pencurian Uang Nasabah Bank Antar Provinsi yang Beraksi di Pidie Ditangkap Polisi 

SIGLI, ANTEROACEH.com - Sebanyak tiga orang spesialis pencurian uang nasabah bank lintas provinsi berhasil dibekuk polisi di Warung Nasi Ayam Penyet Cinderalas, jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan – Sumatera Utara, Selasa (26/1/2021) lalu sekitar pukul 13.00 WIB. 

Ketiga pelaku  berasal dari Sumatera Selatan dengan inisial masing-masing, AM (48), MR (41) dan IH (47) diduga telah melakukan pencurian uang korban nasabah salah satu bank cabang Sigli, Pidie yang baru saja melakukan penarikan uang senilai Rp150 juta pada Jum'at (22/1/2021) lalu.  

Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian melalui Kasat Reskrim, AKP Ferdian Chandra mengatakan ketiga pelaku ditangkap setelah polisi melakukan penyelidikan usai menerima laporan dari korban atas hilangnya uang sebesar Rp150 juta yang diletakkan di dalam mobil korban saat ditinggal parkir makan siang.  

"Identitas pelaku berhasil terungkap berdasarkan rekaman CCTV yang ditemukan di lokasi sekitar kejadian. Selanjutnya Tim Satreskrim Polres Pidie melakukan pengejaran sampai ke Medan, Provinsi Sumatera Utara dan berhasil menangkap pelaku," ungkap Iptu Ferdian Chandra dalam keterangan tertulis yang diterima anteroaceh.com, Kamis (28/1/2021) sore.

Awalnya, lanjut Kasat ketiga pelaku berangkat dari Palembang pada tanggal 16 Januari 2021 dengan modal uang sebesar Rp40 juta dari rentenir di Palembang.  

"Uang tersebut dipakai mereka untuk membeli motor Nmax sebagai alat bantu, rental mobil, bbm, makan, minum dan operasional," tambahnya 

Berdasarkan pengakuan pelaku, mereka berangkat dari Palembang ke Aceh dengan tujuan mengincar para nasabah bank yang melakukan penarikan uang tunai dalam jumlah besar dan setelah berhasil melakukan aksinya, para pelaku langsung meninggalkan Aceh menuju Kota Medan dengan tujuan menghilangkan jejak atau menghindar dari aparat penegak hukam. 

"Mereka baru pulang dari Malaysia, di sana mereka juga sering mencuri dan mereka sempat ditahan di Malaysia dan di deportasi ke Indonesia," ucap Kasat Reskrim 

Selain berhasil mengamankan ketiga pelaku, polisi juga ikut menyita barang bukti berupa masing-masing satu unit sepeda Motor Yamaha NMAX warna hitam nopol : BM 6180 AAM, Mobil Mitsubishi Colt L300 Pick Up warna hitam Nopol BL 8442 PI, buku PBKB sepeda motor Yamaha NMAX warna hitam nopol : BM.6180 AAM, selembar STNK Sepeda Motor Yamaha NMAX warna hitam nopol : BM 6180 AAM dan uang tunai Rp60 juta. 

Kemudian juga turut disita tiga unit handphone, satu unit masing-masing tas sandang warna hitam dan coklat kehijauan, dua tas ransel hitam, helm warna abu-abu, tiga buah dompet, tujuh lembar kartu ATM , sepasang sepatu warna hitam merk( Ortuseight), sebelah sandal hitam,  satu buah masing-masing jam warna cokelat, celana jeans merk Bomb Boogie dan celana jeans merk Renomat. 

Ketiga pelaku, lanjutnya terancam dijerat pasal 363 ayat (1) ke-4 dan ke-5 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun. 

"Para pelaku berikut barang bukti dibawa dan diamankan ke Sat Reskrim Polres Pidie, untuk proses lebih lanjut," pungkas Kasat Reskrim Polres Pidie, Iptu Ferdian Chandra.

Komentar

Loading...