Tiga Pemuda Mogok Makan di Depan DPRA, Ini Tuntutannya

Tiga Pemuda Mogok Makan di Depan DPRA, Ini Tuntutannya

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com – Tiga pemuda yang menamakan diri Aneuk Muda Menggugat (AMM) melakukan aksi mogok makan di depan gedung DPRA, jalan Daud Bereeh, Kuta Alam Banda Aceh, Senin (30/11/2020).

Mereka menuntut pihak Pemerintah RI agar segera menyelesaikan butir-butir MoU Helsinki yang telah dijanjikan kepada Aceh sebelumnya.

Koordinator aksi Ichsan Kelda mengatakan pihaknya juga menuntut pimpinan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) menyerlesaikan butir-butir MoU Helsinki.

Pemuda asal Perlak, Aceh Timur itu menilai selama ini pimpinan GAM telah abai terhadap butir-butir MoU.
Ia mengatakan aksi mereka untuk meyikapi kondisi Aceh kekinian 15 tahun pasca damai.

"Hari ini kami ingin memberitahukan bahwa Aceh tidak baik-baik saja masih banyak permasalahan-permasalahan mendasar yang belum selesai dan mestinya mendapatkan perhatian serius dari pihak yang terlibat dalam perjanjian MoU," ujarnya.

Ichsan mengungkapkan saat ini masyarakat sipil masih belum mendapatkan hak-haknya setelah konflik panjang di Aceh.

"Hak-hak eks kombatan yang terabaikan, dana Otsus untuk mengejar ketertinggalan pasca konflik pun tidak maksimal, buktinya Aceh masih masuk sebagai daerah termiskin di Sumatera," ucapnya.

Tak hanya itu, Ichsan manambahkan masih banyak pelanggaran HAM terjadi pada masa konflik di Aceh yang hingga saat ini lenyap tanpa ada penyelesaian yang jelas.

Dalam nota kesepahaman MoU Helsinki poin 1.3.4 dibidang ekonomi, dikatakan bahwa Aceh berhak menguasai 70 persen hasil dari semua cadangan hidrokarbon dan sumber daya alam lainnya yang ada di wilayah Aceh maupun laut teritorial sekitar Aceh. 

Selain hak menguasai kekayaan alam, menurut Ichsan masih ada sejumlah hak Aceh yang belum diwujudkan misalnya terkait bendera, lambang dan himne.

"Menurut kami perjanjian itu sudah dikhianati," tegasnya.

AMM kata Ichsan, mendesak agar kedua pihak menemui kami disini, dalam tempo secepatnya.

"Kami disini akan melakukan aksi mogok makan, sampai dengan kedua pihak menemui kami disini agar meluruskan poin-poin yang tertuang dalam MoU," ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan tiga pemuda yang tergabung dalam AMM tersebut masih berdiri di depan pagar gedung DPRA.

Komentar

Loading...