Update COVID-19 Aceh

0 ODP
0 PDP
0 Positif
0 Meninggal
0 Sembuh

-

Sumber: -

Tiga Pelaku Pembobol ATM BNI di Aceh Utara Ditangkap, Uangnya Masih Utuh  

Tiga Pelaku Pembobol ATM BNI di Aceh Utara Ditangkap, Uangnya Masih Utuh  

LHOKSEUMAWE, ANTEROACEH.com - Reskrim Polres Lhokseumawe berhasil ungkap aksi pembobolan ATM BNI di Gampong Mancang Geudong, Kecamatan Samudera, Aceh Utara dan berhasil menangkap tiga pelaku , sedangkan seorang lainnya masih buron.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto dalam siaran pers, Selasa (14/7/2020) sore menerangkan, dua pelaku adalah mantan pekerja PT Swadharma Sarana Informatika (SSI)  perusahaan penunjang jasa keuangan di bidang managed service ATM. Sedangkan seorang pelaku masih aktif.

“Ketiganya merupakan mantan dan masih ada yang aktif di PT SSI. Mereka terlibat perkara percobaan pencurian. Namun uangnya masih utuh Rp 64 juta lebih, karena sebelum berhasil membawa kabur uang itu, aksi mereka kepergok pekerja lain yang hendak masuk ke dalam ATM itu,” kata Kapolres.

Semua tersangka warga  Lhokseumawe,  masing-masing, KB (25) asal Gampung Meunasah Blang, Kandang, Kecamatan Muara Dua berstatus karyawan aktif di PT SSI. Kemudian NF (33) asal Keude Cunda, Lhokseumawe dan ZF (31) asal Hagu Teungoh, Kecamatan Banda Sakti. Sedangkan tersangka lain,  RV masih diburu petugas.

Dijelaskan, KB masih aktif bekerja di PT SSI, berperan memberikan kunci ATM kepada tersangka NF. NF adalah mantan pekerja PT SSI berperan masuk ke dalam ATM. NF ini pernah  menjabat sebagai asisten manager PT SSI cabang Lhokseumawe.  Sedangkan tersangka ZF berperan sebagai sopir. Ia mantan sikuriti di perusahaan beralamat di jalan Cot Sabong, Cunda Lhokseumawe.

“mereka beraksi pada Senin 13 Juli kemarin, sekitar pukul 09.30 WIB, tiba-tiba  ketahuan oleh pekerja PT SSI lain dan pihak BNI yang hendak mengisi uang. Kedua pelaku langsung kabur ke arah pasar Geudong, sedangkan  tersangka ZF juga kabur dengan mobil avanza ke arah Medan,” jelasnya.

Sedangkan barang bukti yang disita uang Rp 64 juta,  dua buah kaset ATM BNI, tas Hitam merk ASUS, 1 set kunci ATM dengan nomor 036, dan mobil Toyota Avanza.

“Kasus ini sudah direncanakan sejak sebulan lalu, dan  ketiganya kita kenakan pasal  363 ayat (1) ke 4e Jo Pasal  362, pasal 53 Jo pasal 55 KUHP  ancaman  penjara paling lama 7 tahun,” pungkasnya.

Komentar

Loading...