Tidak Kantongi Izin, YARA Abdya Minta Polisi Tindak Galian C di Pante Rakyat

Tidak Kantongi Izin, YARA Abdya Minta Polisi Tindak Galian C di Pante Rakyat

BLANGPIDIE, ANTEROACEH.com – Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) perwakilan Abdya, meminta polisi menindak galian C yang berada di Gampong Pante Rakyat, Kecamatan Bahbahrot, sebab tidak memilki izin.

“Kita sudah turun kelapangan untuk melakukan pengecekan, dan hasilnya benar kalau galian C itu diduga tidak memiliki izin,” ungkap Ketua YARA perwakilan Abdya, Suhaimi, melalui rilis yang diterima anteroaceh.com, Jum’at (11/6/2021).

Selain itu Suhaimi juga mengaku telah melakukan pengecekkan data perizinan usaha pertambangan mineral yang ada pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Abdya, namun tidak ditemukan izin galian C Pante Rakyat.

“Dari data yang kami peroleh pada DPMPTSPTK dan Transmigrasi Abdya. Tidak ada tercantum lokasi itu,” katanya.

Suhaimi menuturkan, pengambilan material batu gajah  di pengunungan Kecamatan Babahrot itu sudah berlangsung sejak sepekan terakhir ini, dan aktivitas tersebut  melanggar hukum sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batu bara.

“Dari hasil investigasi kita dilapangan, aktifitas pengambilan material batu gajah  sudah berlangsung sepekan, batu  itu dibawa ke arah Nagan Raya dan ke arah Blangpidie,” sebuntya.

Atas dasar itu, Suhaimi mendesak pihak Kepolisian agar mengusut dan memproses  sesuai hukum sebagaimana yang diamanahkan undang-undang nomor 3 tahun tahun 2020 tentang perubahan atas UU nomor 4 tahun 2009, tentang pertambangan mineral dan batu bara, serta peraturan Menteri ESDM RI nomor 7 tahun 2009.

"Patut diduga pelaku usaha telah melakukan perbuatan pelanggaran hukum dengan melakukan kegiatan pertambangan galian C batu gunung tanpa mengantongi izin dari pemerintah, dan perlu diusut karena merugikan negara juga berdampak tidak baik terhadap lingkungan,” pungkasnya.

Komentar

Loading...