Tgk Muslim At-Thahiry: Penurunan Baliho HRS di Lhokseumawe Politis 

Tgk Muslim At-Thahiry: Penurunan Baliho HRS di Lhokseumawe Politis 

LHOKSEUMAWE, ANTEROACEH.com - Ketua Front Pembela Islam (FPI) Aceh, Tgk Muslim At-Thahiry mengaku kecewa dengan penurunan dua baliho Habib Riziq Syihab (HRS) di Lhokseumawe. ia menilai hal itu berbau politis karena hanya menyasar FPI.

Baca: Tim Gabungan Turunkan Baliho HRS di Lhokseumawe

“Kami sangat kecewa, kalau ini hanya sekedar soal izin, kenapa tidak disurati terlebih dahulu. Bukan langsung datang dan copot kemudian datang dengan petugas lengkap senjata dan pada subuh-subuh,” ungkap Tgk Muslim saat dihubungi anteroaceh.com, Jum’at (27/11/2020).

Menurutnya baliho yang diturunkan di kantor FPI Keude Aceh dipasang di pekarangan kantor. Bila pemasangan itu juga bermasalah karena izin, pihaknya juga menuntut Pemko Lhokseumawe menunjukkan bukti baliho-baliho lainnya yang bertebaran di Kota Lhokseumawe sudah mendapatkan izin. 

“Mohon buktikan,  ini menyangkut rasa keadilan, karena terkesan hanya kami yang disasar,” tegasnya lagi.

Menurut Tgk Muslim, penurunan baliho tersebut jelas sebuah tindakan tekanan dari rezim yang saat ini berkuasa karena tidak senang dengan kehadiran HRS. 

Padahal Habib tidak pernah melakukan hal-hal melawan konstitusi negara seperti ingin mengubah Pancasila menjadi trisila atau menentang ideologi negara tersebut.

Padahal kehadiran FPI di negeri ini justru menegakkan kebenaran yang diingin oleh semua pihak. Sedangkan renspon yang baru-baru ini terjadi justru merusak demokrasi yang sedang ditegakkan.

“Bila benar hanya sekedar karena tidak ada izin, maka  kami akan pelajari dulu aturannya apakah itu undang-undangnya atau sebatas Perwal, nanti bila memungkinkan, baliho HRS akan kami pasang kembali setelah mendapat izin,” tegasnya lagi.

Komentar

Loading...