Tertipu Polisi Nyamar, Tiga Pedagang Sabu di Aceh Utara Ditangkap

Tertipu Polisi Nyamar, Tiga Pedagang Sabu di Aceh Utara Ditangkap
Polisi memperlihatkan barang bukti sabu bersama tiga tersangka saat konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe (Foto: ist)

LHOKSEUMAWE -  Dua pedagang narkoba sabu-sabu di Aceh Utara tidak bisa berkutik ketika digerebek tim Opsnal Satresnarkoba Polres Lhokseumawe di  sebuah rumah di Dusun Krueng Pase Desa Madan Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto, Kamis (28/10/2021) menerangkan, dua tersangka yang diciduk adalah ZK (40) warga Kecamatan Samudera, Aceh Utara  dan MZ (45) warga Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara.

“Saat mendapat kabar dari warga petugas langsung berupaya menyamar sebagai pembeli dan akhirnya kedunya berhasil diciduk di sebuah rumah pada Selasa malam tanggal 22 Oktober lalu , dengan barang bukti lumayan banyak 2 kilogram lebih sabu-sabu,” jelas Kapolres.

Kata Eko , tersangka  mengaku mendapat sabu  dari MI  (DPO). Keduanyan dijanjikan upah  Rp 2 juta bila berhasil menjual barang haram itu.

Trik petugas menyamar jadi pembeli sabu juga berhasil mengungkap peredaran di Gampong Kambam, Kecamatan Muara Batu , Aceh Utara.  MM (30) ditangkap di rumahnya yang dijadikan lapak berdagang narkoba pada   Rabu 13 Oktober 2021 sekitar pukul 15.00 WIB. Petugas juga menyita 87 gram lebih sabu-sabu dalam  plastik kresek warna merah.

Para tersangka  dijerat dengan pasal 114 ayat 2 Jo pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara maksimal seumur hidup dan denda maksimal Rp 10 milyar.

Komentar

Loading...