Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Terowongan Geurutee

Terowongan Geurutee
Ilustrasi.

JIKA anda pernah melintas dari Banda Aceh menuju Meulaoh atau Tapaktuan, setidak-tidaknya Lamno, Aceh Jaya, pasti akan dengan mudah membayangkan bagaimana kondisi jalan di Gunong Geurete. 

Ukuran badan jalan sangat kecil. Jika berpapasan kendaraan roda enam dengan roda dua belas, harus antri. Tidak jarang terjadi kecelakaan. Terakhir, kemarin, Minggu (7/1), satu unit kendaraan minibus L-300 masuk jurang, sedikit lagi meluncur ke laut.

Pasalnya, kendaraan pengangkut penumpang trayek Abdya-Banda Aceh itu berselisih di jalan dengan mobil Ambulance. Menghindari tabrakan, hampir saja berakibat fatal.

Ini bukan kejadian pertama, dan juga bukan yang terakhir. Badan jalan tidak mungkin diperlebar, karena diapit oleh gunung menjulang dan lautan yang dalam. Kita nyaris berada di bawah gunung dan diatas laut.

Solusinya adalah membangun terowongan. Issue ini sudah menggelinding sejak lama. Beberapa Gubernur Aceh sudah pernah menyampaikan pentingnya terowongan. Namun, sudah berganti pemimpin, terowongan itu belum juga ada bayangannya.

Anggota DPRA Dapil X sudah bersuara, betapa pentingnya terowongan Geureute. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) juga sudah berteriak. Bahkan ada yang mengkritik Gubernur Aceh karena tidak memasukkan terowongan ke dalam program prioritas tahun 2020.

Pemuda Lamno Daya (PLD) juga sudah pernah menagih janji pemerintah Aceh perihal terowongan. Janji itu ditagih tidak lama setelah satu unit mobil carry masuk jurang, dan menimbulkan korban jiwa.

YARA sudah lebih maju. Lembaga ini mensomasi Gubernur Aceh dan DPRA perihal terowongan ini.

Kita tidak tahu lagi, siapa yang harus berbicara, agar pembangunan terowongan Geurutee bisa masuk ke dalam program prioritas. Kita juga tidak tahu, apa yang mereka tunggu? Bukankah korban jiwa merupakan resiko tertinggi?

Jangan sampai menunggu korban jatuh lebih banyak, atau ada korban pejabat. Segeralah cari celah, agar mimpi masyarakat Barat-Selatan Aceh itu terwujud. Dan, tidak kalah penting, ini dapat menjadi legesi bagi Plt. Gubernur Aceh yang akan dikenang suata saat nanti.

Komentar

Loading...