Ternyata Ibu di Subulussalam Gorok Bayinya dengan Pisau Carter

Ternyata Ibu di Subulussalam Gorok Bayinya dengan Pisau Carter
Pelaku pembunuhan bayi lima bulan di Subulusslam saat diboyong petugas ke kantor polisi (Foto: ist)

SUBULUSSALAM, ANTERPACEH.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Subulussalam menetapkan SW (19) warga Gampong Pasar Rundeng, Kecamatan Rundeng,  sebagai tersangka pelaku pembunuhan terhadap anak kandungnya berusia lima bulan.

Kapolresta Subulussalam, AKBP Qori Wicaksono melalui Kasat Reskrim Ipda Deno Wahyudi mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan diketahui SW menggorok anaknya yang masih bayi itu menggunakan pisau carter

"Setelah membunuh anaknya dengan pisau carter, pelaku ini sempat berdalih bahwa anaknya dibunuh oleh seseorang memakai baju hitam yang lari lewat pintu belakang rumah mereka saat dia sedang berada dikamar mandi," ungkap Deno saat dikonfirmasi anteroaceh.com, Kamis malam (8/7/2021).

Baca: Bayi di Subulussalam Diduga Digorok Ibu Kandungnya Sendiri

Namun, kata Deno, dari keterangan pelaku dan jejak darah yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP) bertolak belakang dengan apa yang disampaikannya. Tetesan darah hanya ditemukan di kamar mandi dan tidak ada di pintu belakang rumahnya.

"Akhirnya setelah kita interogasi, pelaku ini akhirnya mengaku kalau yang membunuh anaknya dengan cara menggorok leher yang hampir putus adalah dia," jelasnya.

Deno menambahkan, pelaku juga beralasan kalau dirinya tega menghabisi darah daging sendiri karena dia dan suaminya tidak akur karena himpitan ekonomi. Ditambah lagi saat korban sakit ayah dari bayi itu tidak memperdulikan anak mereka sehingga pelaku merasa kewalahan mengurus anak sendiri.

"Atas dasar itulah,  kemudian pelaku melampiaskan kekesalannya kepada anak kandungnya. Selain itu dia juga mengaku kesal dengan anaknya karena sering sakit dan menangis," katanya.

Dari hasil penyelidikan tersebut, kata Dena, pelaku langsung diboyong bersama barang bukti (BB) satu unit pisau carter.

Iklan Bank Aceh Idul Adha 1442

Komentar

Loading...