Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Terkait Proyek Preservasi Jalan Nasional di Gunung Lhok Krit Aceh Selatan, Ini Penjelasan Rekanan

Terkait Proyek Preservasi Jalan Nasional di Gunung Lhok Krit Aceh Selatan, Ini Penjelasan Rekanan

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com – Pelaksana proyek Preservasi jalan Nasional dari  Simpang Peut (Nagan Raya), Blang Pidie (Abdya) hingga Tapaktuan (Aceh Selatan) membantah proyek yang tengah dikerjakan itu tidak memasang plang nama atau papan informasi proyek. 

Dari penulusuran yang dilakukan anteroaceh.com di website LPSE Kementrian PUPR proyek bersumber dari dana APBN itu dimenangkan oleh PT Linggarjati Perkasa yang beralamat di Jl. Ngagel Rejo III/16, Kota Surabaya, Jawa Timur dengan nilai penawaran Rp 15.807.782.263,20.

Baca: Pekerjaan Rehab Jalan di Gunung Lhok Krit Aceh Selatan Diduga Proyek ‘Siluman’

Kegiatan itu berada dibawah Instansi Kementrian PUPR satuan kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah Ii Provinsi Aceh.

Humas PT. Perkasa Indo Menunggal Mayfendri kepada anteroaceh.com, Sabtu (6/6) mengatakan jika pekerjaan jalan itu dikerjakan oleh PT Perkasa Indo Menunggal yang merupakan kerjasama operasional (KSO) dari PT Linggarjati Perkasa.

Mayfendri menjelaskan jika plang proyek pengerjaan jalan nasional itu dipasang di titik awal pekerjaan yakni di Kabupaten Nagan Raya.

"Pelaksanaan kegiatan preservasi jalan itu dari Simpang Peut Jeuram Nagan Raya, Blangpidie dan Tapaktuan. Sehingga papan nama atau plang proyek ditempatkan di titik awal pekerjaan yakni di Simpang Puet Jeram, Nagan Raya," paparnya.

Oleh karena itu, ia menyayangkan statemen anggota dewan yang menyebutkan proyek rehab tersebut tanpa plang proyek dan dianggap siluman. Padahal prosedur tender telah sesuai peraturan dan mekanisme pelaksanaan proyek dimaksud.

Saat memberi klarifikasinya Mayfendri juga turut mengirimkan foto plang proyek yang menurutnya telah terpasang di Simpang Peut, Nagan Raya.

Dalam plang itu dituliskan nama proyek Preservasi Jalan Simpang Peut - Blang Pidie – Tapaktuan, Peyedia Perkasa Indo Jaya Menunggal KSO dan Supervisi PT. Arcende KSO PT. Surya Praga KSO PT. Visiplan Konsultan.

Dengan nilai kontrak sebesar Rp. 15.807.000 berlokasi Kebupaten Nagan Raya, Aceh Barat Daya dan Aceh Selatan.

Nomor kontrak: HK.02.03/Bb1.PJN.II/05/APBN/2020 tanggal 14 Januari 2020 dengan waktu pelaksanaan 330 hari kalender.

Sebelumnya, pelaksanaan proyek rehab  jalan dilintasan gunung Lhok Krit tersebut  dikritisi oleh Wakil Ketua Komisi IV DPRK Aceh Selatan, Lisa Elfirasman ST karena tidak memasang papan informasi kegiatan. Menurutnya, proyek tanpa plang nama tersebut sama saja dengan proyek ‘siluman’ atau proyek tak bertuan.

“Kita tidak melihat adanya tanda-tanda bahwa itu adalah suatu pekerjaan yang sedang dilaksanakan dengan menggunakan anggaran Negara, apakah itu dari Otsus, APBK, APBA atau APBN, saya tidak melihat di lokasi pekerjaan papan nama proyek,” ujarnya, Jum’at (5/6/2020).

Hal senada juga disampaikan Camat Sawang Masriadi S.STP, M.Si. Ia mengaku tidak mengetahui pelaksanaan kegiatan tersebut karena tidak ada yang melapor atau berkoordinasi dengan pihaknya.

Komentar

Loading...