Terhutang hingga Rp 18 miliar, YARA Minta Direktur RSUD Sultan Iskandar Muda Nagan Raya Dicopot  

Terhutang hingga Rp 18 miliar, YARA Minta Direktur RSUD Sultan Iskandar Muda Nagan Raya Dicopot  

SUKA MAKMUE, ANTEROACEH.com - Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Nagan Raya, meminta Bupati Copot Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Iskandar Muda Kabupaten setempat.

Ketua YARA perwakilan Nagan Raya, Muhammad Zubir, SH mengatakan, selama ini direktur dianggap tidak becus mengurusi rumah sakit sehingga sampai Februari 2021 rumah sakit milik daerah tersebut memiliki tunggakan hutang sebesar Rp. 18 miliar.

"Kami minta kepada Bupati Nagan Raya untuk mengganti Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Iskandar Muda, karena tidak mampu memimpin," kata Zubir, Jumat (6/2/2021).

Menurutnya, keadaan tersebut sangat merugikan daerah, terlebih lagi saat ini Pemkab Nagan Raya sedang berjuang untuk mempertahankan WTP dari BPK RI.

"Selama ini banyak masalah di rumah sakit tersebut, namun direkturnya masih luput dari Resufhlle kabinet Pemerintahan Nagan Raya" tambah Zubir.

Zubir melanjutkan, jangan sampai ada berdalih hutang tersebut karena penangan Covid-19, sebab selama virus Corona mewabah sangat banyak uang yang sudah dianggarkan untuk keperluan tersebut.

"Jika Direktur berdalih tidak ada pasien yang berobat di rumah sakit umum,   itu sangat bertolak belakang dengan kondisi masyarakat Nagan Raya yang saban hari kita lihat memenuhi setiap praktek-praktek klinik, kenapa masyarakat enggan berobat ke Rumah Sakit Umum? Ada apa ini?," tanya Zubir.

Oleh sebab itu ia berharap, Bupati turun tangan untuk melakukan evaluasi dan segera memberbaiki manajemen RSUD Sultan Iskandar Muda, agar ke depannya menjadi lebih baik.

"Kita berharap Pak Bupati turun tangan untuk mengevaluasi manajemen rumah sakit  Sultan Iskandar Muda, agar kedepannya lebih baik lagi dalam melayani masyarakat," tutupnya.


 

Komentar

Loading...