Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Temuan Pansus Realisasi Otsus 2019, Pembangunan RKB di SMKN 2   Lhokseumawe Buruk

Temuan Pansus Realisasi Otsus 2019, Pembangunan RKB di SMKN 2   Lhokseumawe Buruk

LHOKSEUMAWE, ANTEROACEH.com - Pembangunan ruang kelas baru (RKB) di SMKN 2   Lhokseumawe sumber dana Otsus 2019 dinilai buruk. Termasuk pengadaan mobiler termasuk komputer tidak sesuai kontrak.

Berdasarkan temuan Pansus Otsus 2019 DPRA disebutkan, sebagian plafon RKB tidak dikerjakan dengan baik, cat bangunan tidak standar (berkapur).

“Hasil temuan kami di lapangan , bangunan RKB di SMKN 2  tidak dikerjakan dengan baik,” jelas Tarmizi Panyang, ketua Pansus kepada anteroaceh.com beberapa waktu lalu.

Tidak hanya itu katanya, pengadaan mobiler tidak lengkap, termasuk pengadaan komputer di kedua sekolah kejuruan itu juga dinilai bermasalah.

Hal sama juga dikatakan anggota Pansus  Muslim Syamsuddin.  Bahkan menurut politisi Partai SIRA itu, temuan serupa juga ditemukan di beberapa sekolah menengah lain. Termasuk di SMKN 7 di Blang Panyang.

“Semuanya yang kita temukan di lapangan akan kita susun dan kita sampaikan dalam rapat paripurna pada September ini,” jelasnya.

Sementara itu salah seorang guru SMKN 2 Lhokseumawe yang sempat dihubungi anteroaceh mengaku RKB tersebut dibangun tahun 2019 lalu, semasa kepala Bapak Husaini.

Sedangkan Husaini yang kini menjabat kepala SMKN4 Lhokseumawe  membantah RKB dibangun asal jadi. Menurutnya, kualitas plafon buruk akibat ruang RKB tidak dilengkapi AC. “Plafon seperti itu karena kering, masalahnya tidak dipasang AC,” katanya.

Ia juga membantah, cat dinding tidak berkualitas, ia berdalih cat sudah lama sehingga terlihat berkapur. Terkait mobiler , memang semua sekolah mengalami hal sama, banyak barang yang belum diterima pihak sekolah.

“Sebenarnya, ada kekurangan disana sini, itu hal lumrah, apalagi gedung sudah setahun dibangun. Namun semua hal yang kurang akan kita perbaiki. Nanti akan dicat ulang dan saat ini sedang dikerjakan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pada tahun 2019, alokasi dana Otsus untuk Kabupaten Aceh Utara senilai Rp 134 miliar , sedangkan alokasi untuk Kota Lhokseumawe  Rp 72 miliar.

Komentar

Loading...