Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Tanda-tanda Alpukat Tak Bagus Lagi

Tanda-tanda Alpukat Tak Bagus Lagi
ilustrasi alpukat busuk Foto: Shutterstock

ANTEROACEH.com – Memiliki nama latin Persea americana, Alpukat diperkirakan berasal dari Amerika Tengah.  Buah Alpukat memiliki kandungan lemak tinggi, bahkan buah dengan rasa leumak itu memiliki kandungan lemak 20 kali lebih tinggi dibanding buah-buahan lain.

Buah ini dibawa ke Indonesia oleh Hindia Belanda sekitar tahun 1920-1930. Belanda saat itu membawa alpukat ke Indonesia untuk memenuhi kebutuhan lemak masyarakat yang tinggal di pegunungan.

Dalam  sekitar 50 gram Alpukat terdapat 80 kalori, 8 gram lemak, 4 gram karbohidrat dan sekitar 1 gram protein. Selain itu terdapat juga berbagai macam vitamin seperti C, B6, E dan K juga mengandung mineral penting seperti magnesium dan potassium.

Alpukat kerap disajikan berbentuk minuman atau jus namun tak semata bisa di jus ya gaes, kini alpukat juga kerap diolah menjadi campuran salad atau bahkan olesan roti pengganti mentega. 

Namun tahukah kamu jika alpukat merupakan buah yang mengalami proses pembusukan terbilang cukup cepat.

Berikuta tanda-tanda Alpukat yang sudah tak bagus lagi atau mulai membusuk:

1. Tanda-tanda Alpukat mulai busuk ditandai kulit mulai penyok dan lembek

Alpukat punya lapisan kulit cukup tebal dan keras. Tapi berdasarkan jurnal berjudul AVOCADO: Post-Harvest Operation dari Food and Agriculture Organizatio (FAO) yang diterbitkan tahun 2004, saat alpukat telah melewati masa kematangannya, kulitnya pun perlahan akan melunak bahkan mudah penyok saat ditekan.

Untuk memeriksa kualitas alpukat, kamu bisa menggenggamnya dengan tekanan yang kuat. Bila tekstur alpukat  lembek dan muncul jejak telapak tangan di permukaan kulitnya, bisa dipastikan bahwa alpukat mulai mengalami proses pembusukan.

2. Tanda-tanda lain Alpukat mulai membusuk, kulit tampak hitam

Hampir 80 persen jenis alpukat pasti akan mengalami perubahan warna menjelang matang. Biasanya alpukat yang berwarna hijau akan berubah warna menjadi ungu gelap dengan kulit yang terlihat mengkilap.

Lama-kelamaan, warna ungu tersebut akan berubah lagi menjadi gelap dan kilapnya pun perlahan menghilang bila proses pembusukan mulai terjadi. Jadi, sebaiknya segera periksa bagian daging alpukat bila menemukan alpukat dengan ciri-ciri tersebut.

3. Daging buah berserat gelap

Salah satu cara termudah untuk mengecek kualitas alpukat adalah memeriksa daging buahnya. Menurut jurnal dari FAO, ciri-ciri alpukat yang mulai membusuk adalah adanya serat-serat berwarna hitam di bagian dagingnya.

Meski begitu, ada beberapa hal lain yang bisa menyebabkan alpukat berserat hitam, seperti benturan atau proses penanaman yang kurang baik. Jadi bila aroma dan tekstur alpukat masih baik, cukup potong bagian berseratnya dan alpukat pun bisa disantap seperti biasanya.

4. Mengeluarkan bau menyengat

Saat alpukat matang sempurna, dagingnya akan mengeluarkan aroma yang lembut dan sedikit manis. Sebaliknya, alpukat akan mengeluarkan aroma asam dan sedikit tengik bila terlalu lama disimpan.

Menurut penelitian dari Department of Food Science, Universitas Massachusetts, aroma tak sedap yang keluar dari alpukat disebabkan pemecahan lemak tak jenuh oleh mikroba. Akhirnya, terbentuklah senyawa beraroma tengik yang bersifat racun dan berbahaya bila dimakan.

5. Kulit berjamur

Munculnya jamur berwarna putih atau abu-abu menandakan bahwa alpukat sudah tak layak disantap. Tak hanya mengurangi cita rasanya, jamur di permukaan alpukat sangat berbahaya bila tertelan.

Bahkan bagi beberapa orang, menghirup spora jamur dapat memicu alergi dan masalah pernafasan lainnya. Menurut jurnal dari United States Department of Agriculture, meskipun jamur hanya terlihat di permukaan kulitnya, jamur bisa menyebar menembus hingga ke daging alpukat bagian dalam dan menyebabkan masalah pencernaan serius.

Komentar

Loading...