Tak Kapok, Pernah Dilepas Curi Kotak Amal, Pria Ini Kembali Curi Kotak Amal Anak Yatim di Lhokseumawe

Tak Kapok, Pernah Dilepas Curi Kotak Amal, Pria Ini Kembali Curi Kotak Amal Anak Yatim di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE, ANTEROACEH.com - Seorang pria diserahkan warga Keude Aceh, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe ke petugas Polsek setempat, setelah ketahuan mencuri uang jutaan rupiah dari kotak amal anak yatim yang ditaruh di RSU Bunga Melati bertempat di depan Terminal Labi-labi Baru Lhokseumawe, Selasa (17/3/2020) dini hari.

Pelaku bernama Junaidi (38) warga Gampong Alue Bieng, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara. Berdasarkan keterangan pihak Polsek Banda Sakti, pria itu sebelumnya pernah melakukan pencurian kotak amal dan dilepas kembali setelah pihak korban tidak mempersoalkan kejadian tersebut. Namun kali ini tersangka harus ditahan, karena mengulangi perbuatannya.

“Ini sudah kedua kali pelaku mencuri uang dalam kotak amal, dan kali ini  kotak Amal untuk anak yatim Gampong Keude Aceh. Jumlah total yang dicuri Rp 8,6 juta lebih,” terang Wakapolsek Banda Sakti Ipda Faisal TB, Jum'at (20/3/2020) pagi.

Saat diperiksa, pelaku yang juga buruh panggul barang di Pasar Inpres Lhokseumawe itu mengaku nekad mencuri karena terdesak kebutuhan ekonomi untuk keluarga di kampung. Pada malam kejadian, Junaidi  mengambil kotak amal itu, disaat satpam Rumah Sakit lengah. Kotak amal dimasukkan ke dalam WC rumah sakit, kemudian kaca kotak amal dipecahkan dengan palu.

Setelah mengambil uang, pelaku melarikan diri ke kawasan terminal labi-labi, tiba-tiba aksi itu diketahui seorang warga. Sontak teriakan maling membangunkan warga lainnya, karena terdesak, akhirnya pelaku masuk ke parit dekat terminal dan bersembunyi di gorong-gorong.

“Tersangka akhirnya keluar dari dalam parit setelah dikepung warga. Ia menyerahkan diri, kemudian dibawa warga ke petugas Polsek,” sebut Faisal.

Kata Wakapolsek, sebelumnya tersangka pernah dibawa warga ke Polsek usai berusaha mencuri kotak amal, namun akhirnya warga kasihan dan tidak mempersoalkan kejadian tersebut. Ditambah lagi, uang amal yang hendak dicuri Junaidi kala itu dibawah Rp 2 juta.

Terkait barang bukti dana anak yatim yang dicuri, Wakapolsek mengaku akan berkoordinasi dengan kejaksaan agar dana itu bisa segera dikembalikan ke pihak pengelola kotal amal.

Komentar

Loading...