Tak Diizinkan Bertemu Kepala, Dua Pria Mengamuk di Kantor BPMA Hingga Ancam Bakar Kantor

Tak Diizinkan Bertemu Kepala, Dua Pria Mengamuk di Kantor BPMA Hingga Ancam Bakar Kantor
JW dan FD saat diamankan polisi untuk dilakukan pemeriksaan setelah mengamuk di kantor BPMA

BANDA ACEH – Dua pria berinisial JW dan FD mengamuk di kantor Badan Pengelolahan Migas Aceh (BPMA) yang terletak di jalan Stadion H. Dimurthala, nomor 8, Kota Baru, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Senin (12/7/2021). Mereka kesal karena tidak diizinkan menjumpai kepala BMPA, Teuku Mohamad Faisal. 

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy mengatakan kedua pelaku mulanya mendatangi  kantor BPMA dengan mobil Mitsubishi double cabin warna perak metalik sekitar pukul 09.53 WIB.

Mobil yang digunakan pelaku saat mendatangi kantor BPMA di Banda Aceh. Foto: IST

Kedatangan keduanya bermaksud ingin bertemu dengan Kepala BPMA dan meminta pekerjaan.

"Namun karena menolak menyerahkan kartu tanda penduduk (KTP), keduanya tidak diperkenankan masuk," ungkap Kombes Pol Winardy dalam keterangan yang diterima anteroaceh.com, Selasa (13/7/2021) pagi.

Tidak terima ditolak, keduanya mengamuk dan menendang meja resepsionis serta pintu ruang kerja Wakil Kepala BPMA, dan mengancam akan membakar kantor tersebut.

Hal tersebut kemudian dilaporkan ke polisi, kemudian tim Opsnal Polresta Banda Aceh bergerak mencari kedua pelaku yang telah meninggalkan kantor BPMA. 

Berselang beberapa jam, kedua terduga pelaku berhasil ditangkap di Kantor Dinas Tenaga Kerja & Mobilitas Penduduk (Disnaker Mobduk) Aceh dan langsung diamankan untuk dilakukan pemeriksaan.

Sesuai hasil pemeriksaan, kata Winardy, kedua pelaku mengaku kesal tidak diperkenankan menemui Kepala BPMA. Tujuan mereka ingin mendapatkan pekerjaan.

"Mereka sudah diamankan, dan berpotensi disangkakan Pasal 335 ayat 1 KUHP tentang pengancaman, Pasal 406 KUHP tentang Pengrusakan, Pasal 2 UU Darurat nomor 12 tahun 1951 terkait dengan senjata tajam," pungkas Kabid Humas, Kombes Pol Winardy.

Komentar

Loading...