Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Surati Angkasa Pura II, Bupati Aceh Besar Minta Maskapai Hentikan Penerbangan saat Lebaran

Surati Angkasa Pura II, Bupati Aceh Besar Minta Maskapai Hentikan Penerbangan saat Lebaran
Surat Bupati Aceh Besar yang ditujukan kepada GM PT Angkasa Pura II. (Foto: Ist)

JANTHO, ANTEROACEH.com - Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menyurati PT Angkasa Pura II Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, untuk menghentikan aktivitas penerbangan saat pelaksanaan hari raya Idul Fitri maupun Idul Adha.

Permintaa itu tertuang dalam surat dengan Nomor 451/2019 tertanggal 24 Juli 2019. Surat yang ditandatangani oleh Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali ditujukan kepada General Manager PT Angkasa Pura II.

Surat ini juga ditembuskan ke Gubernur Aceh, Ketua DPR Aceh, Kapolda Aceh, Kanwil Kemenkumham Aceh, Kadis Syariat Islam Aceh, Ketua DPRK Aceh Besar, Dinas Perhubungan Aceh Besar, Kasatpol PP dan WH Aceh Besar, Kakan Kemenag Aceh Besar, maskapai penerbangan dan Air Nav.

Dilihat ANTROACEH.com dalam foto surat yang diterima redaksi, Bupati Aceh Besar menyebut pertimbangan atas permintaan itu bahwa di Aceh berlaku Qanun Nomor 11 Tahun 2002 Tentang Pelaksanaan Syariat Islam di Bidang Aqidah, Ibadah dan Syiar Islam, serta UU Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintahan Aceh (UUPA).

Untuk mewujudkan pelaksanaan syariat Islam dalam segala bidang di Aceh Besar, maka pemerintah mengimbau kepada seluruh maskapai penerbangan yang masuk ke wilayah Aceh Besar menaati segala peraturan Perundang-undangan tentang syariat islam yang berlaku.

"Seluruh maskapai yang take off dan landing di Bandara SIM Aceh Besar untuk menghentikan penerbangan pada saat hari raya mulai pukul 00.00 WIB sampai 12.00 WIB. Kepada seluruh komunitas dan kru pesawat untuk melaksanakan ibadah shalat idul fitri dan idul adha di bandara atau di tempat masing-masing," demikian isi surat tersebut.

Sebagai penutup, bupati meminta semua pihak agar bersinergi dan bekerjasama mendukung pelaksanaan syariat Islam di Aceh Besar.

Kabag Humas dan Protokol Setdakab Aceh Besar, Muhajir dikonfirmasi wartawan membenarkan perihal surat imbauan tersebut.

"Iya benar, nanti sore akan digelar konferensi pers," kata Muhajir, Jumat (26/7).

Sebelumnya, pada tahun 2018 lalu Pemkab Aceh Besar juga mengeluarkan himbauan perihal pemakaian busana muslimah bagi pramugari. Surat edaran itu bernomor 451/65//2018 yang ditandatangani Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali, 18 Januari 2018.

Dalam surat itu, Mawardi Ali meminta seluruh maskapai yang memasuki wilayah Aceh Besar agar mentaati segala peraturan dan undang-undang syariat Islam yang berlaku di wilayah tersebut.

Surat tersebur dikeluarkan Mawardi, berlandasakan ketentuan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Keistimewaan Provinsi Daerah Aceh, Qanun Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Nomor 11 tahun 2002 tentang Pelaksanaan Syariat Islam di bidang Aqidah, Ibadah, dan Syiar Islam dan Undang-Undang 11 Tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh.

iklan grapela dan tangga seribu
Iklan Batu Berlayar dan masjid tuo

Komentar

Loading...