Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Sudah Dua Minggu Aceh Zona Oren, Jubir Sebut Butuh Kerja Keras Semua Pihak

Sudah Dua Minggu Aceh Zona Oren, Jubir Sebut Butuh Kerja Keras Semua Pihak

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Nasional masih menetapkan Aceh sebagai wilayah yang memiliki risiko sedang kenaikan kasus Covid-19 atau biasa disebut zona oren sejak dua minggu terakhir.

“Meski semua kabupaten dan kota di Aceh merupakan zona oranye, zona risiko sedang kenaikan kasus Covid-19, namun memiliki varian nilai skoring yang berbeda-beda,” ucap Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG) kepada awak media, Selasa (15/12/2020).

Kemudian lanjutnya, bila dibandingkan nilai skor selama dua minggu terakhir yaitu periode pertama 6 Desember 2020 dan kedua 13 Desember 2020 maka nilai skor masing-masing kabupaten/kota beragam.

Dikatakan SAG lagi, ada sembilan kabupaten/kota yang nilai skornya meningkat yaitu Aceh Tenggara (2,34 vs 2,39), Aceh Timur (2,28 vs 2,33), Aceh Barat (2,12 vs 2,17), Simeulue (2,21 vs 2,29), Aceh Singkil (1,81 vs 2,08), Bireuen (2,23 vs 2,28), Benar Meriah (2,07 vs 2,13), Kota Sabang (2,16 vs 2,26), dan Kota Langsa (2,13 vs 2,17).

Lalu, delapan kabupaten/kota yang memiliki nilai tetap, meliputi Aceh Tengah (2,12) Pidie (2,21), Aceh Utara (2,2), Aceh Jaya (2,16), Aceh Tamiang (2,06), Pidie Jaya (2,17), Kota Banda Aceh  (2,13), dan Kota Lhokseumawe (2,16).

Sedangkan enam kabupaten/kota yang nilai skor-nya makin menurun, yakni Aceh Selatan (2,33 vs 2,24), Aceh Besar (2,09 vs 2,02), Aceh Barat Daya (2,4 vs 2,35), Gayo Lues (2,26 vs 2,21), Nagan Raya (2,29 vs 2,19), dan Kota Subulussalam (2,1–1,86).

“Kabupaten/kota yang nilainya meningkat sedang mengarah ke zona kuning, dan kita berharap yang nilai menurun tidak semakin turun hingga menjadi zona merah. Perlu kerja keras semua pihak untuk memperbaiki kondisi pandemi Covid-19 di setiap daerah,” kata SAG.

Sebagaimana pernah diberitakan, Tim Pakar Satgas Covid-19 Nasional menghitung indikator berdasarkan data surveilans dan database rumah sakit online Kementerian Kesehatan. Indikator epidemiologi, indikator surveilans kesehatan masyarakat, dan pelayanan kesehatan, diberikan skoring dan pembobotan lalu dijumlahkan.

Hasil perhitungan dikategorisasikan menjadi empat zona risiko; zona risiko tinggi (merah) : 0 – 1,80, zona risiko sedang (oranye): 1,81 – 2,40, zona risiko rendah (kuning): 2,41 – 3,0, dan zona tidak ada kasus (hijau): tidak tercatat kasus Covid-19 positif atau tidak ada penambahan kasus (konfirmasi) baru dalam empat minggu terakhir, dan angka kesembuhan 100%.

“Data hasil skoring dan pembobotan setiap kabupaten/kota tersebut penting bagi Satgas Covid-19 dan segenap komponen pemerintahan dan masyarakat, sehingga dapat menakar effort yang masih diperlukan untuk meninggalkan zona oranye dan naik ke zona kuning atau zona risiko rendah Covid-19,” pungkas SAG.

Komentar

Loading...