Stasiun Pelestarian Penyu Rantau Sialang Lepas 723 Tukik Penyu Sepanjang 2018

Stasiun Pelestarian Penyu Rantau Sialang Lepas 723 Tukik Penyu Sepanjang 2018

TAPAKTUAN, ANTEROACEH.com - Sebanyak 723 tukik penyu abu-abu dilepasliarakan ke laut sepanjangan tahun 2018 di Stasiun Pelestarian Penyu Rantau Sialang SPTN Wilayah II Kluet Utara, BPTN Wilayah I Tapaktuan, Aceh Selatan.

Kegiatan pelepasan tersebut dilakukan sepanjang Januari sampai Augustus 2018. Sebagian telur penyu tersebut didapatkan dari hasil kegiatan patroli malam petugas di pantai singgah mata Rantau Sialang, Kluet Selatan. Kegiatan patroli malam dilakukan pada saat musim penyu mendarat untuk bertelur. Kegiatan itu diinisiasi melalui program BCCPGLE - (KFW) - (BBTNGL) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Salian itu, telur penyu juga didapat dari hasil serahan masyarakat pencari lalar dari desa Ujung Mangki, Kecamatan Bakongan dan desa Pasie Lembang, Kluet Selatan. Seluruh telur penyu itu kemudian ditetaskan didalam bak penetasan semi alami di SP. Penyu Rantau Sialang.

Selain untuk penagkaran dan menjaga kelestarian penyu, Stasiun Pelestarian penyu Rantau Sialang juga menjadi tujuan wisata dan edukasi bagi anak-anak, kunjungan siswa hampir selalu ada sepanjang tahun.

BPTN Wilayah I Tapaktuan memiliki 3 objek potensi unggulan diantaranya Stasiun Riset Orangutan Sumatera Suaq Belimbing, SP. Penyu Rantau Sialang dan Danau Laoet Bangko seluruh objek tersebut berada dalam kawasan Taman Nasional Gunung Lauser (TNGL).

Stasiun Pelestaria Penyu Rantau Sialang diharapkan menjadi lokasi tujuan edukasi penyu laut dan tempat rekreasi bersama keluarga. Tentu ini harus mendapat sentuhan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan.

Saat ini SP. Penyu Rantau Sialang memiliki dua event besar tahunan yaitu Kenduri Laut dan Pelepasliaran Tukik Penyu kegiatan itu dilaksanakan 2 kalo dalam setahun dan biasanya dihari ratusan hingga ribuan orang baik dari dalam daerah maupun dari luar daerah.

Sungguh potensi yang sangat luar biasa, semoga ini tersu bisa dikembangkan baik dari sisi edukasi, wisata maupun pelestarian alam. Semua diharap berperan aktif menjaga TNGL untuk keberlangsungan kehidupan anak cucu kita kelak.

Komentar

Loading...