Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Sidang Paripurna Pengusulan Hak Angket Tidak Quorum, Tarmizi SP Minta Ditingkatkan ke Pamakzulan

Sidang Paripurna Pengusulan Hak Angket Tidak Quorum, Tarmizi SP Minta Ditingkatkan ke Pamakzulan

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Tarmizi SP meminta status hak angket ditingkatkan ke hak menyatakan pendapat untuk pemakzulan terhadap Plt Gubernur Nova Iriansyah.

Karena menurutnya pemakzulan tidak memerlukan persetujuan 3/4 quorum tetapi akan disetujui minimal 2/3 dari jumlah anggota DPRA.
"Jadi saya setuju dibawa ke Banmus untuk ditingkatkan ke hak menyatakan pendapat untuk pemakzulan karena keputusan MK mengikat dan sah," tegasnya dalam rapat paripurna usulan hak angket, Selasa (27/10/2020) sore.

Anggota DPRA Fraksi Partai Aceh tersebut juga mengancam akan menyatakan mosi tidak percaya terhadap pimpinan DPRA jika kemudian malah paripurna hak angket berikutnya digagalkan. 

"Jika memang dibawa ke Banmus untuk kemudian menolak dan menggagalkan hak angket ini kami semuanya akan menyatakan mosi tidak percaya kepada pimpinan untuk diganti ketua DPRA dan wakil ketua DPRA," kata Tarmizi.

Sebelumnya, rapat sidang paripurna pengusulan hak angket diputuskan untuk ditunda dan kembali dibawa ke Banmus oleh pimpinan DPRA karena tidak memenuhi qourum.

Menurut Tarmizi beberapa yang tidak berhadir juga dikarenakan berbagai kedala seperti musibah yang tidak bisa dihindarkan. 

Ia yakin jika dimasukkan ke dalam hitungan, qourum paripurna tersebut akan tercukupi. 

"Saya sepakat jika memang dibawa ke Banmus untuk dipelajari, didiskusikan lagi terkait materi, qourum dan hak-hak selanjutnya. Tapi, bukan untuk menolak. Karena tidak ada istilah menolak tidak ada istilah untuk mundur," tegas Tarmizi.

Kemudian lagi, beberapa anggota DPRA juga ikut bersuara dan setuju dengan penundaan paripurna dengan syarat tidak untuk ditolak, tetapi untuk dijadwalkan kembali sidang paripurna berikutnya.

iklan grapela dan tangga seribu
Iklan Batu Berlayar dan masjid tuo

Komentar

Loading...