Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Setelah Direkatkan Kembali, Tangan Anna Mutia Dicopot Lagi

Setelah Direkatkan Kembali, Tangan Anna Mutia Dicopot Lagi
Ilustrasi.

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com - Tangan Anna Mutia (28) yang sempat direkatkan, kembali harus dicopot setelah menjalani lebih kurang dua belas jam pemantauan pasca operasi di Rumah Sakit Zainal Abidin (RSUDZA) Banda Aceh.

Fajri, suami Anna Mutia menceritakan sebelum dilakukan operasi perekatan tangan istrinya, perjalanan yang di tempuh dari Aceh Barat Daya (Abdya) menuju Banda Aceh memakan waktu sekitar 6 jam. 

Saat itu kondisi tangan yang putus dikatakan dokter masih bagus karena tidak ada robek-robek dan bentuk permukaannya juga rapi sehingga memenuhi syarat untuk dapat direkatkan kembali.

"Setelah dipasang dan dilakukan pemantauan mungkin sekitar 12 jam, dokter lihat tangannya sudah merah. Entah darahnya tertahan di bagian pembuluh balik atau tersumbat, saya tidak terlalu paham. Saat itu dokter panggil kita untuk membicarakan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi," ucap Fajri saat dihubungi anteroaceh.com, Kamis (31/12/2020) siang.

Kemudian, lanjut Fajri dokter perlu melakukan pemeriksaan untuk kemudian diputuskan apakah harus dilakukan pembedahan untuk mengeluarkan cairan tersebut. 

Kemudian tambahnya, baru sebentar berada di ruang operasi, dokter kembali memanggilnya dan menyatakan bahwa tangan Anna Mutia sudah tidak bagus lagi sehingga harus di copot kembali.

"Kondisi medisnya sudah stabil cuma pasca dibuka lagi tangannya, dokter bilang ada semacam cairan dari infeksi itu yang sudah sampai ke bagian ginjal," ucap Fajri.

Ia merasa terkejut mendengar kabar itu, memang dijelaskan dokter sebelumnya akan ada beberapa komplikasi kecil yang terjadi pasca operasi namun ia tak menduga hal itu sampai ke bagian ginjal istrinya.

Keluarganya masih berusaha untuk mengiklaskan tangan istrinya yang sudah hilang, tapi cobaan baru kembali datang dan mengharuskan istrinya melakukan cuci darah sekitar satu atau dua kali dengan tujuan untuk membersihkan dan mengistirahatkan ginjal.

"Saat dengar penjelasan dokter saya sendiri shock juga. Karena tidak ada kepastian. Ini kalau cerita cuci darah kan urusannya sudah lain. Cuma dokter bilang itu cuci darah bukan karena gagal ginjal, tapi karena lagi bermasalah sumbat di ginjalnya saja, " ungkapnya lagi.

Apalagi dikatakan dokter istrinya sudah sehari tidak buang air kecil sehingga dicurigai terjadi penyumbatan pada ginjal. 

Ia berharap kali ini jangan sampai ada bagian lain yang hilang dari istrinya setelah sebelumnya kehilangan sebelah tangan.

"Saya berharap mudah-mudahan  saja semua berjalan lancar, kalau memang harus dicuci darahnya saya harap dokter usahakan juga untuk tidak hilang yang lain lagi," harap Fajri. 

Komentar

Loading...