Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Septian Tepis Opini Negatif Tentang JKN-KIS

Septian Tepis Opini Negatif Tentang JKN-KIS

TAPAKTUAN, ANTEROACEH.com – Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang lahir pada tahun 2014 telah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. 

Salah satunya Septian (24) warga Durian Kawan, Kecamatan Kluet Timur, Aceh Selatan ia merupakan peserta JKN-KIS segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI). 

Septian mengaku telah merasakan manfaat menjadi peserta JKN-KIS sejak dirinya masih menjadi tanggungan orang tuanya yang bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Septian menepis opini negatif tentang pelayanan yang diberikan kepada peserta JKN-KIS segmen PBI. Ia pun menceritakan pengalamannya saat mendampingi sang istri melahirkan buah hati mereka dengan metode caesar di Rumah Sakit dr. H. Yulidin Away Tapaktuan.

“Banyak orang bilang peserta yang gratis (PBI) kelas 3 tidak akan dilayani atau akan ditelantarkan, namun hal itu sama sekali tidak saya dan keluarga saya rasakan.”

“Alhamdulillah saya puas dengan pelayanan yang diberikan. Istri saya yang saat itu dalam kondisi emergency langsung ditangani dengan sigap tanpa pertanyaan terkait adminstrasi terlebih dahulu. Saya juga beruntung karena ada pendaftaran bayi baru lahir yang didaftarkan oleh pihak rumah sakit,” ungkap Septian kepada Tim Jamkesnews, Selasa (29/12/2020).

Septian mengatakan pelayanan yang ia terima saat menjadi peserta kelas 1 dan kelas 3 hampir tak ada bedanya selain kamar rawatan, semua pasien diperlakukan sama tanpa dibeda-bedakan status kepesertaannya. 

Septian juga bersyukur seluruh biaya persalinan istrinya telah ditanggung Program JKN-KIS.

“Saya merasa beruntung memiliki JKN-KIS. Alhamdulillah terkait biaya tidak kami keluarkan sepeserpun selama proses persalinan maupun pada proses rawatan, mulai dari obat-obatan, biaya kamar dan juga biaya-biaya lainnya,” terang Septian.

Septian pun berharap program JKN-KIS bisa terus hadir melayani dan mendampingi masyarakat sehingga tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan mendapat pengobatan karena terkendala masalah biaya. 

Ia juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah, BPJS Kesehatan dan seluruh peserta JKN-KIS yang telah membayar iuran sehingga program ini akan dapat terus dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Komentar

Loading...