Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Sepanjang 2020, Tujuh Personil Polres Abdya Dipecat

Sepanjang 2020, Tujuh Personil Polres Abdya Dipecat

BLANGPIDIE, ANTEROACEH.com – Sepanjang tahun 2020 tujuh anggota Polres Aceh Barat Daya (Abdya) dipecat atau pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH).

Hal itu dipaparkan oleh Kapolres setempat AKBP Muhammad Nasution dalam konfremsi akhir tahun, Rabu (30/12/2020) sore.

Ia mengatakan pemecatan terhadap tujuh personil itu setelah turunnya surat pengakhiran dinas (karidin) oleh Kabag Sumda dan Sie Propam Polres setempat serta sudah melalui sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP). Selain pemecatan sebanyak delapan orang juga diberi sanksi disiplin.

Sementara tahun sebelumnya atau 2019 pihaknya juga sudah memecat enam orang personil dan menjatuhi sanksi disiplin terhadap enam orang personil. 

“Jadi, kasus yang sudah ditanggani sie propam ditahun 2019 sebanyak 12 kasus, sedangkan ditahun 2020 sebanyak 15 kasus atau mengalami kenaikan tiga kasus dengan peningkatan persentase 12,5 persen,” kata Nasution, yang didamping oleh Kabag Ops, AKP Haryono, Kasat Reskrim, AKP Erjan Dasmi dan Kasat Narkoba, Iptu Mahdian Siregar.

Kemudian dalam kurun waktu Januari sampai Desember 2020 Satreskrim Polres Abdya juga sudah menanggani sebanyak 124 kasus, dimana 95 kasus sudah berhasil diselesaikan dan tinggal sisanya 29 kasus.

“Dari kasus-kasus tersebut yakni, kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak sebanyak 9 kasus, dua kasus sudah P21, dua kasus sudah diterbitkan SP2. Sementara satu kasus pelecehan seksual terhadap anak sudah P21 serta satu kasus lainnya sudah diterbitkan SP2, dua sidik dan satu masih DPO," terangnya.

Lebih lanjut ia merincikan, perkara dalam katagori tertinggi pada tahun 2020 adalah tindak pidana pencurian sebanyak 24 kasus.19 kasus diantaranya telah diselesaikan, satu kasus masih tahap sidik dan empat kasus lainnya masih tahap lidik.

Selain itu, Polres Abdya juga menangani 1 kasus perkara tindak pidana korupsi dan sudah diterbitkan P21. 

Jika dibandingkan tahun lalu, Satreskrim hanya menangani sebanyak 119 kasus. Maka terjadi kenaikan sebanyak lima kasus atau empat persen.

Satresnarkoba menangani sebanyak 27 kasus. Dari 27 kasus itu,  18 kasus sabu dengan tersangka 20 orang dan menyita barang bukti sebanyak 52,54 gram. Semetara narkotika jenis ganja sebanyak sembilan kasus dengan 17 orang tersangka dengan barang bukti 150,92 gram.

Seterusnya, disatuan Lalu Lintas, pihaknya mendapati perkara lakalantas sebanyak 89 kasus, diantaranya 20 orang meninggal dunia, sebanyak tujuh orang luka berat, 97 luka ringan.

Menurut data 2019, kasus yang ditangani Sat Lantas sebanyak 167 kasus, sedangkan tahun 2020 menangani 89 kasus. Maka terjadi penurunan 53,29 persen atau 78 kasus dari tahun sebelumnya.

Komentar

Loading...