Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Sepanjang 2020, Polres Lhokseumawe Tangka 181 Tersangka Narkotika

Sepanjang 2020, Polres Lhokseumawe Tangka 181 Tersangka Narkotika

LHOKSEUMAWE, ANTEROACEH.com - Sepanjang tahun 2020 Satresnarkoba Polres Lhokseumawe berhasil menangkap  181 tersangka tindak pidana penyalahgunaan Narkotika jenis ganja dan sabu-sabu dari 117 kasus.

Hal itu disampaikan Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto dalam siaran pers akhir di Aula Mapolres, Kamis (31/12/2020). Dijelaskan, untuk kasus  kepemilikan ganja sebanyak 16 kasus, dalam proses sidik 5 kasus, kemudian 11 kasus sudah P21 atau sudah dilimpahkan ke jaksa.

Sedangkan kepemilikan  sabu-sabu, 101 kasus, 84 kasus diantaranya udah diserahkan ke jaksa  dan  17 kasus dalam proses penyelidikan. 

“Tahun ini Kasus narkoba masih tinggi,  dari 181 perkara kita berhasil sita ganja 49 kilogram lebih ganja kering , 8 batang pohon ganja dan  2 kilogram lebih sabu-sabu,” ujar Kapolres Lhokseumawe.

Untuk tersangka ganja , kata Kapolres, pihak menangkap 20 orang dan 161 tersangka dari kasus sabu-sabu. “Sebagian besar wiraswasta yaitu  145 orang, nelayan 10 orang, petani 9 orang, IRT 7 orang, pedagang 4 orang, ASN 3 orang, sopir 2 orang dan guru 1 orang,” ungkapnya.

Menurutnya pengungkapan kasus narkotika jenis sabu terbesar yaitu penangkapan terhadap enam tersangka di Gampong Hagu Barat Laut, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe pada  12 Desember 2020. 

Selanjutnya, pengungkapan kasus narkotika jenis sabu dengan barang bukti sebanyak 1 Kg, di Bandara Malikussaleh Muara Batu Aceh Utara dengan tujuan Medan (transit) Jakarta pada hari Sabtu 19 Desember lalu, ditangkap dua orang tersangka. 

Kapolres menerangkan, kasus narkoba tahun ini lebih banyak dari tahun tahun 2019 hanya  105 kasus, yaitu kasus ganja jumlah tersangka 24 orang, barang bukti 105.066,4 gram ganja kering, 3000 batang pohon ganja. Kemudian sabu-sabu, tersangka 133 orang dengan barang bukti yang berhasil disita 26.070,88 gram, ekstasi jumlah tersangka satu orang serta barang bukti sebanyak 2000 butir. 

“Kasus miras juga ada satu orang tersangka, jumlah barang bukti 41 botol. Persentasi penyelesaian kasus tahun 2019 yaitu 100 persen,” imbuhnya.

Komentar

Loading...