Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Seorang Warga Labuhanhaji Tempati Rumah Tidak Layak Huni

Seorang Warga Labuhanhaji Tempati Rumah Tidak Layak Huni
Zulbaili (paling kanan) dikunjungi Bhabinkatibmas Polsek Labuhanhaji Bripka Yuzerizal dan Perangkat Desa Tengah Baru. Foto - Ilyas

Tapaktuan, Antero Aceh - Seorang warga Gampong Tengah Baru, Kecamatan Labuhanhaji, Aceh Selatan, Zulbaili (38) tempati rumah tidak layak huni.

Rumah berukuran 3 x 5 meter tersebut kondisinya sangat memprihatinkan. Selain atapnya terbuat dari daun rumbia, dinding sekeliling bangunan rumah itu terbuat dari anyaman bambu. Bahkan kondisi dinding itu sudah terlihat berlobang - lobang dan lapuk.

Setiap musim penghujan tumpahan air hujan selalu menggenangi dalam rumah yang ditempati Zulbaili beserta istri, Dasniati (30) dan anaknya, Muhammad Risky (3) itu.

Jangankan untuk memperbaiki rumah agar nyaman ditempati, untuk kebutuhan sehari - hari saja Zulbaili sulit memenuhi. Karena mata pencariannya sehari - hari hanya buruh biasa.

"Untuk rehap atau memperbaiki rumah ini, saya tidak mampu karena tidak memiliki biaya," ungkap Zulbaili.

Bhabinkantibmas Polsek Labuhan haji Bripka Yuzerizal beserta Perangkat Gampong Tengah Baru dikediaman Zulbaili, Jum'at (19/10/2018) lalu.

Bhabinkatibmas Polsek Labuhanhaji Bripka Yuzerizal kepada wartawan mengatakan kondisi rumah warga itu sangat memprihatinkan. Juga sangat miris melihatnya, karena sampai saat ini belum ada perubahan dalam kehidupan keluarga itu.

"Kondisi rumah terlihat tidak layak huni, atap dan dinding terbuat dari rumbia. Ruang kamar sempit dan dapur seadanya," ujarnya.

Menurutnya, kondisi rumah itu jika tidak diperbaiki sewaktu - waktu akan terus lapuk dimakan usia. Tidak tertutup kemungkinan saat hujan turun, didalam rumahnya selalu tergenang air.

"Itulah kondisi miris melanda warga Tengah Baru Kecamatan Labuhanhaji," ucapnya, seraya turut prihatin atas kondisi yang dialami Zulbaili beserta keluarganya itu.

Sementara itu, Keuchik Gampong Tengah Baru Abrar menuturkan, bahwa Zulbaili dan keluarganya menetap dan tinggal dirumah yang dihuni sekarang itu sudah hampir dua tahun.

"Sebelumnya ia menyewa tempat tinggal di daerahnya yang masih dalam Kecamatan Labuhanhaji. Tinggal bersamanya mertuanya," tuturnya.

Atas kondisi warganya itu, Keuchik Gampong Tengah Baru Abrar berharap kepada Pemkab Aceh Selatan melalui Dinas Sosial atau Baitul Mal agar memperhatikan rumah warga tersebut.

"Menimal memberi bantuan atau merenovasi tempat tinggalnya sehingga nantinya tidak ada lagi masyarakat di Kabupaten Aceh Selatan yang tinggal dirumah dengan kata tidak layak huni," pungkasnya. Ilyas

Komentar

Loading...