Seorang Siswa SMA dan Dua Guru Positif Covid-19, Ujian Kenaikan Kelas Secara Daring 

Seorang Siswa SMA dan Dua Guru Positif Covid-19, Ujian Kenaikan Kelas Secara Daring 
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Lhokseumawe, Anwar Jalil

LHOKSEUMAWE, ANTEROACEH.com - Dua guru SMA dan seorang siswa SMA di wilayah Kota Lhokseumawe positif Covid-19, seorang guru harus dirujuk ke RSU Zainal Abidin banda Aceh, setelah sebelumnya sempat dirawat di RS Melati Lhokseumawe. Akibatnya pihak Dinas Pendidikan terpaksa menggelar KBM secara daring sejak 27 Mei lalu.

Kemudian   ujian kenaikan kelas  atau semester genap yang akan dimulai pada Kamis  4 hingga 14 Juni 2021 juga  dilaksanakan secara daring untuk SMK dan SMA di seluruh kota Lhokseumawe. 

“Keputusan ini kami ambil setelah kabar ada seorang siswa kita positif Covid-19 dan dua guru di SMAN 1 juga terkena wabah itu,” jelas Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Lhokseumawe, Anwar Jalil kepada anteroaceh.com, Minggu (30/5/2021).

Menurutnya  saat ini siswa tersebut sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya dan seorang guru juga masih menjalani isolasi mandiri, bahkan kabarnya guru tersebut kondisinya semakin membaik dan dalam waktu dekat akan kembali beraktifitas setelah dinyatakan sembuh.

“Harapan besar, dengan kegiatan belajar mengaja daring ini , semua siswa dan guru selamat dari wabah Covid-19, ini sudah kita bahas kemarin dalam rapat Forkopimda,” pungkasnya.

Selain itu kebijakan daring juga sejurus dengan instruksi gubernur Aceh tentang pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat di wilayah Aceh termasuk di Kota Lhokseumawe, seiring dengan semakin banyaknya pasien Covid-19.

Komentar

Loading...