Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Seorang Pengungsi Rohingya Meninggal Dunia karena Meningitis

Seorang Pengungsi Rohingya Meninggal Dunia karena Meningitis

LHOKSEUMAWE, ANTEROACEH.com - Seorang wanita pengungsi Rohingya shelter BLK Kandang, Lhokseumawe dikabarkan meninggal dunia setedirawat delapan hari di RSUD Cut Meutia, Kamis (15/10/2020).  

Pihak medis menyebut, pengungsi muda itu menghembuskan nafas terakhir akibat menderita radang selaput otak.

Humas RSUD Cut Meutia, Jalaluddin kepada anteroaceh.com, mengatakan pasien bernama Dildar Begum (20) meninggal dunia tadi pagi sekitar pukul 08.00 WIB, akibat menderita Meningitis alias radang selaput otak. Sejak di rumah sakit, gadis itu tidak ada yang menemani selain petugas medis.

“Jenazah gadis Rohingya itu  sudah kita serahkan ke pihak Dinsos Kota Lhokseumawe tadi sekitar pukul 12.00 WIB, disaksikan pihak IOM dan relawan lain,” kata Jalaluddin.

Dijelaskan juga, Dildar dirawat di rumah sakit Pemkab Aceh Utara itu sejak 6 Oktober lalu. Ketika menderita demam tinggi, gadis itu dirawat diruang inap wanita selama tujuh hari. selanjut pada Rabu kemarin dipindahkan ke ruang Neurologi  karena semakin parah hingga meninggal dunia.

Sementara itu juru bicara Satgas Penanganan Rohingya Lhokseumawe, Marzuki mengatakan jenazah langsung dikebumikan di TPU Kuta Blang usai diterima dari pihak rumah sakit. 

“Pihak medis sudah berupaya maksimal, namun penyakit yang diderita gadis itu parah. Saat ini sudah 4 pengungsi meninggal dunia,” jelasnya.

Komentar

Loading...