Sembilan Anggota Polisi di Aceh Tamiang Dipecat dengan Tidak Hormat

Sembilan Anggota Polisi di Aceh Tamiang Dipecat dengan Tidak Hormat

KUALA SIMPANG, ANTEROACEH.com – Sembilan anggota polisi yang bertugas di Polres Aceh Tamiang dipecat dengan tidak hormat.

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Zulhir Destrian, S.I.K, M.H, dalam upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) yang digelar di lapangan Parama Satwika Mapolres setempat, Selasa, (10/12/19) mengatakan bahwa upacara PDTH merupakan bagian dari peraturan ataupun sanksi dalam tubuh polri sehubungan masih adanya oknum polri yang berprilaku tidak baik serta melakukan pelanggaran disiplin bahkan tindak pidana.

“Sehingga dengan berbagai pertimbangan dilakukan sidang KKE hingga terbitnya KEP PDTH,” ungkap Kapolres.

Kapolres mengingatkan bahwa upacara PDTH ini dapat dijadikan renungan pelajaran kepada seluruh personil yang lainnya untuk introspeksi diri dan tidak melakukan tindakan-tindakan yang melanggar kode etik polri dan tidak melakukan tindakan kriminal sehingga dapat mengakibatkan kerugian baik diri sendiri, keluarga dan institusi polri.

“Saya menghimbau kepada masyarakat bahwa kesembilan orang yang di Pecat hari ini tidak lagi menjadi anggota kepolisian, apabila mereka masih mengaku-ngaku sebagai anggota kepolisian, hal tersebut diluar tanggung jawab kami,” tandas Kapolres.

Kesembilan anggota Polres Aceh Tamiang yang dipecat tidak hormat itu masing-masing, Brigadir Zikrillah, Briptu Fahrizal Fadlan, Bripka Ryan Dirantona, Brigadir Feri Hendrian, Brigadir Yovi Erisandi, Brigadir Ferry Soniawan, Bripka Raflin Ozie, Bripka Fitri Marjoko,dan Brigadir. Mereka diberhentikan karena melanggar Pasal 7 ayat (1) huruf b peraturan kapolri nomor 14 tahun 2011 tentang kode etik polri, Pasal 13 ayat (1) PP RI nomor 1 tahun 2003 tentang pemberhentian anggota Polri.

Komentar

Loading...