Sejumlah Toko Perhiasan di Banda Aceh Diduga Jual Emas Tidak Sesuai Kadar

Sejumlah Toko Perhiasan di Banda Aceh Diduga Jual Emas Tidak Sesuai Kadar
Ilustrasi emas

BANDA ACEH - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Aceh mendapati sejumlah toko perhiasan di kawasan Kampung Baru, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh diduga dengan sengaja memperdagangkan emas murni tidak sesuai  kadarnya.

Dirreskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Sony Sanjaya melalui Kabid Humas, Kombes Pol Winardy mengatakan adapun beberapa toko emas tersebut masing-masing berinisial L, A, B dan H. 

Pengungkapan terjadi setelah petugas mengecek kebenaran laporan tentang adanya sejumlah toko yang menjual emas tidak sesuai kadar yang dibuktikan dengan hasil Laboratorium Balai Besar Kerajinan Batik yang berada Di Yogyakarta.

"Udah diperiksa di laboratorium, dan hasilnya emas tersebut tidak sesuai dengan yang dicantumkan dalam surat," ungkap Winardy, Jum'at (16/7/2021)

Saat ini, sebut Winardy pihaknya masih menggunakan asas praduga tidak bersalah dan masih belum menetapkan tersangka. Namun ianya meminta kepada masyarakat agar tetap waspada.

Dikatakan Winardy, Ditreskrimsus sudah memeriksa 10 orang saksi serta mengamankan sejumlah barang bukti terkait kasus tersebut.

"Apabila terbukti dan memenuhi unsur, maka nantinya kepada para tersangka akan disangkakan Pasal 62 Jo Pasal 8 Huruf f Undang-undang Republik Indonesia Nomor  8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, dengan pidana penjara paling lama 5 tahun atau pidana denda paling banyak Rp.2.000.000.000," Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy.

Iklan Bank Aceh Idul Adha 1442

Komentar

Loading...