Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Sejumlah Pejabat di Abdya Gagal Divaksin, Ini Penyebabnya  

Sejumlah Pejabat di Abdya Gagal Divaksin, Ini Penyebabnya  
Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT terlihat sedang diberikan vaksin Sinovac (Foto: Ilyas/anteroaceh)

BLANGPIDIE, ANTEROACEH.com – Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar penyuntikan vaksin Sinovac covid-19 perdana di Rumah Sakit Umum Teungku Peukan (RSUTP), Rabu (10/2/2021).

Penyuntikan vaksin ditahap ini diterima oleh sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Abdya bersama unsur vertical lainnya. Adapun pejabat pertama yang dilakukan vaksinasi sinovac covid-19 Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT yang kemudian disusul oleh Dandim 0110 Abdya Letkol Inf Arip Subagiyo dan Kapolres Abdya, AKBP Muhammad Nasution, SIK.

Kemudian dilanjutkan oleh Kepala BPBP Abdya, Amiruddin, S,Pd, Kepala BPJS Abdya, Jumiati, Kepala Lapas Blangpidie, Ahmad Widodo, Ketua Idi Abdya dr. Taufik, SPOG, dilanjutkan dengan Kadis Dinkes Abdya, Safliati, SST. Mkes dan terakhir Direktur RSUTP Abdya dr. Ismail Muhammad.

Sementara pejabat yang gagal dilakukan vaksinasi yakni Sekda Abdya Drs. Thamrin, Kadis Perhubungan Abdya Rahwadi, ST dan Kabag Ops Polres Abdya AKP Haryono.

Kadis Dinkes Abdya, Safliati, SST, Mkes mengatakan, pejabat yang gagal divaksin lantaran ada yang mengalami darah tinggi dan ada juga memiliki riwayat penyakit lainnya.

"Yang tidak bisa hari ini bukan berarti tidak dilakukan vaksinasi lagi, akan tetapi sementara ini kita tunda dulu vaksinasinya sampai kondisi mereka normal kembali," ungkap Safliati.

Selain tiga nama di atas, ada tiga orang lainnya yang juga gagal divaksin, hal itu karena sedang berada di luar daerah. Mereka adalah Bupati Abdya, Akmal Ibrahim, Staf Khusus Bupati, Khairunnas, dan Wakil Ketua I DPRK Syarifuddin.

Sementara itu, Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT memberikan apresisasi kepada segenap penanggungjawab kegiatan pencanangan vaksinasi Covid-19 sehingga upaya dalam memutuskan penyebaran Covid-19 nantinya dapat berdampak secara signifikan.

“Kita memang harus terus berikhtiar agar pandemi ini segera berakhir, untuk itu kami meminta pada pihak-pihak terkait baik tim vaksinasi maupun penerima vaksin, agar benar-benar serius menjalankan kegiatan vaksinasi ini,” ungkap Muslizar.

Muslizar juga mengajak, untuk bahu membahu dalam memerangi virus yang secara tidak langsung telah banyak merubah tatanan hidup masyarakat.

“Kami menghimbau agar masyarakat abdya tidak takut untuk divaksin nanti ketika sudah di wajibkan untuk vaksin dan apa yang kami rasakan sampai detik ini setelah diberi  vaksin perdana tadi, tidak ada rasa/gejala yang aneh yang dirasakan,” pungkasnya.

Komentar

Loading...