Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Sejumlah Nakes di RSUTP Abdya Pingsan Usai Divaksin

Sejumlah Nakes di RSUTP Abdya Pingsan Usai Divaksin
Ilustrasi tenaga kesehatan (Foto: CNBC)

BLANGPIDIE, ANTEROACEH.com - Sejumlah tenaga kesehatan (Nakes) atau tenaga medis di Rumah Sakit Umum Teungku Peukan (RSUTP) Aceh Barat Daya (Abdya) dikabarkan pingsan usai disuntik vaksin Sinovac Covid-19.

Menurut informasi yang diterima anteroaceh.com, bahkan tenaga medis yang pingsan usai divaksin sempat dirawat ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD)  RSUTP Abdya.

Direktur RSUTP Abdya, dr. Ismail Muhammad mengatakan, setelah dilakukan vaksinasi memang ada timbul efek samping seperti psikis akibat ketakutan dan mual-mual bahkan sampai ada yang muntah.

"Meskipun hasil screening bisa divaksin, akan tetapi apabila psikis tenaga kesehatan lemah bisa jadi itu menjadi pemicu mereka mengalami pingsan, ditambah lagi mungkin mereka terlalu lelah masuk piket," ungkap Ismail Muhammad yang akrab disapa Ismuha saat ditemui anteroaceh.com, diruang kerjanya, Senin (15/2/2021).

Ismuha belum mengetahui secara jelas berapa jumlah nakes usai divaksin jatuh pingsan. Sebab, kata dia, sampai hari ini masih ada nakes yang menjalani vaksinasi di aula Syahminan.

"Kalau jumlah total keseluruhan berapa nakes yang pingsan belum kita ketahui, karena proses vaksinasi masih berjalan, tapi kalau dari pertama divaksin sampai kemarin jumlahnya barang 5 atau 6 orang nakes yang jatuh pingsan," jelasnya.

Ismuha juga tidak menampik jika ada nakes sebanyak dua orang yang jatuh pingsan usai divaksin sempat dibawa ke ruang IGD untuk mendapatkan perawatan medis. Kemudian, kata dia, setelah dilakukan perawatan medis, kedua tenaga kesehatan juga normal seperti biasanya.

"Kita bawa ke IGD biar cepat mendapatkan perawatan medis, tapi sebenarnya vaksin itu tidak apa-apa, karena setiap penyuntikan itu memang ada efek sampingnya, jadi kita imbau kepada masyarakat dan tenaga kesehatan agar tidak takut untuk divaksin," pungkasnya.

Komentar

Loading...