Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Seekor Penyu Hijau Ditemukan Mati di Perairan Laut Tapaktuan

Seekor Penyu Hijau Ditemukan Mati di Perairan Laut Tapaktuan

TAPAKTUAN, ANTEROACEH.com - seekor penyu hijau (Chelonia mydas) ditemukan mati di pinggir laut kawasan Gampong Lhok Rukam, Kecamatan Tapaktuan, Aceh Selatan, Jum'at (28/2/2020) sore.

Bangkai hewan dilindungi itu ditemukan mengapung di permukaan laut sekira pukul 16.00 WIB.

Ketua Tapaktuan Diving Club (TDC), Mayfendri mengatakan dugaan sementara penyebab kematian penyu hijau tersebut akibat perburuan liar oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

"Kita menduga matinya penyu langka ini akibat perburuan liar oleh orang yang tidak bertanggungjawab. Namun, kita duga perburuan liar ini dilakukan orang luar," katanya, Sabtu (29/2).

Ia melanjutkan kuatnya dugaan penyu itu mati akibat perburuan karena ditemukan luka yang masih mengeluarkan darah.

"Hal itu ditandai dengan luka bekas tombakan di tubuh penyu yang masih mengeluarkan darah," terangnya.

Mayfendri berharap pihak terkait melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang perlunya menjaga kelestarian penyu di perairan Aceh Selatan.

"Kita juga berharap kepada masyarakat agar jangan memburu penyu karena hewan tersebut merupakan salah satu hewan dilindungi," harapnya.

Penyu yang ditemukan mati memiliki ukuran panjang 120 sentimeter dan lebar 55 sentimeter.

Penyu hijau (Chelonia mydas) adalah penyu laut besar yang termasuk dalam keluarga Cheloniidae. Hewan ini adalah satu-satunya spesies dalam golongan Chelonia. Mereka hidup di semua laut tropis dan subtropis, terutama di Samudera Atlantik dan Samudera Pasifik. 

iklan grapela dan tangga seribu
Iklan Batu Berlayar dan masjid tuo

Komentar

Loading...