Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Sebulan Lebih DIrawat, Jemaah Haji Tertua Asal Aceh Meninggal Dunia di Mekkah

Sebulan Lebih DIrawat, Jemaah Haji Tertua Asal Aceh Meninggal Dunia di Mekkah
Foto: Jemaah haji tertua dari embarkasi Aceh, Mat Budin

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com – Jemaah haji tertua dari embarkasi Aceh, Mat Budin bin Abdul Latif, (99) tahun, jemaah haji asal Aceh meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) King Faisal, Rabu (2/10/2019). 

Mat Budin meninggal setelah selama sebulan lebih dirawat sejak 18 Agustus lalu karena menderita radang paru-paru kronis (COPD) serta gagal ginjal kronis (CKD).

"Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun, telah meninggal dunia Bapak Mat Budin bin Abdul Latif, BTJ 07, tanggal 2 Oktober 2019,  jam 3: 50 PM, di RS King Faisal," ujar Kepala Subbagian Informasi dan Humas Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh, M Nasril, meneruskan informasi dari salah satu Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Dokter Jerry, Kamis (3/10/2019).

Mat Budin tergabung dalam jemaah kelompok terbang (kloter) 7, yang berasal dari Kabupaten Aceh Tamiang, Kota Langsa dan Banda Aceh. Tetapi, sampai kloter terakhir jemaah haji Aceh, kloter 12 tiba di Aceh, 15 September lalu, ia belum direkomendasikan pulang karena masih tidak sadar.

"Tadi, kita mendapat informasi dari Arab Saudi, Mat Budin sudah meninggal dunia," ujar Nasril, Insya Allah, akan dimakamkan di Syaraya hari ini." Kepala Subbagian Informasi dan Humas Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh, M Nasril

Menurut Nasril, Mat Budin merupakan jemaah haji tertua dari Aceh tahun ini. Ia berasal dari Aceh Tamiang.

"Mat Budin lahir tanggal 13 mei 1920. Beliau jemaah tertua tahun ini. Umurnya 99 tahun. Bekerja sebagai petani dan tinggal di Dusun Jembatan Desa Juar Kecamatan Sekerak," kata Nasril yang juga juru bicara PPIH embarkasi Aceh.

Selain Mat Budin, jelas Nasril, masih ada satu jemaah haji Aceh yang dirawat Arab Saudi, Aminah Muhammad Aji.

Aminah Muhammad Aji, 61 tahun, berasal dari Aceh Utara. Ia tergabung dalam kloter 6. Sebelumnya, Aminah akan dievakuasi langsung oleh tim medis Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) ke bandara Madinah dan ikut pulang bersama kloter 12.

“Tapi tidak jadi, karena masih di Rumah Sakit (RS) Al Ansaar, Madinah, pasca rawatan karena infeksi paru-paru. Ia juga menderita hipertensi, darah manis dan kepikunan,” tutupnya

Komentar

Loading...