Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Sebelum Ditangkap, Perampok Sembako Sempat Ditembak Polantas 

Sebelum Ditangkap, Perampok Sembako Sempat Ditembak Polantas 

LHOKSEUMAWE, ANTEROACEH.com - Polres Lhokseumawe telah menahan tiga pelaku perampok toko kelontong grosir yakni MS alias Boy (40), AZ alias Kecap (33) dan RM alias Ali Dukun (48) mereka asal Gampong Meunasah Dayah, Kecamatan  Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto kepada wartawan di Mapolres, Senin (1/2/2021) sore menerangkan, kasus terungkap saat ketiga sedang berusaha melarikan diri dari kejaran warga pada tanggal 21 Januari lalu sekitar pukul 07.30 WIB.

Kemudian saat ketiga pelaku yang mengemudi mobil pikap Daihatsu Granmax melintas kawasan Simpang Selat Malaka, Cunda tiba-tiba terlihat oleh petugas Satlantas yang sedang melakukan operasi kanalisasi kendaraan.

“Petugas curiga karena melihat besi mirip moncong senjata api dibalik kaca depan mobil, kemudian mereka berusaha menghentikan laju pikap tersebut. Namun tidak digubris, akhirnya petugas memberikan tembakan peringatan keatas. Kemudian tembakan ke arah mobil sebanyak dua kali,” jelas Kapolres.

Ternyata salah satu tembakan petugas mengenai lengan salah satu pelaku, walau akhirnya pelaku berhasil melarikan diri. Namun setelah dilakukan penyelidikan akhirnya ketiga pelaku berhasil diciduk tim Resmob Satreskrim.

Kapolres juga menerangkan, aksi kejahatan yang dilakukan berupa berpura-pura memborong bahan pokok, seperti beras, gula pasir dan bahan makanan lainnya di toko-toko grosis kelontong.  Setelah barang dimasukkan ke dalam mobil pikap, pelaku kabur tanpa membayar.

Sejauh ini pihaknya telah menerima 12 laporan korban, masing-masing dari dua pemilik toko di Kecamatan Samudera, Aceh Utara,  dua tokom di Syamtalira Bayu, Aceh Utara,  satu toko di Kecamatan Simpang Kramat, satu toko di Kecamatan Nisam dan dua toko di Kecamatan Muara Batu.

Sedangkan perampokan di Lhokseumawe terjadi di dua toko di Kecamatan Blang Mangat dan dua toko kelontong grosis bahan makanan di Kecamatan Muara Satu.

Dijelaskan juga, petugas menyita tiga unit mobil milik tersangka , yaitu  satu unit mobil pickup  Daihatsu Grandmax warna hitam, satu unit mobil Kijang Kapsul Krista warna biru dan satu unit mobil pickup Isuzu Panther.

Sedangkan bukti lain hasil rampokan yang berhasil disita, masing-masing enam zak beras Jongkong  isi 15 kg, setengah zak gula pasir isi  20 kg, 12 buah tabung 3 kg dan satu kotak mie instan.

Iklan HPN Bank Aceh dan Pemkab Abdya

Komentar

Loading...