Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Sebanyak 683 Pelanggar Protokol Kesehatan Terjaring di Banda Aceh dan Aceh Besar

Sebanyak 683 Pelanggar Protokol Kesehatan Terjaring di Banda Aceh dan Aceh Besar

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com - Sebanyak 683 pelangggar protokol kesehatan (Protkes) terjaring di kawasan Kota Banda Aceh dan Aceh Besar, sejak beberapa hari terakhir dan langsung dikenai sanksi di tempat.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Aceh, Saifullah Abdulgani sesuai laporan yang diterimanya dari Kepala Satpol PP dan WH Aceh, Jalaluddin,

“Satpol PP-WH Aceh melakukan operasi yustisi Protkes tersebut mendapat dukungan penuh dari bapak Pangdam Iskandar Muda dan bapak Kapolda Aceh. Satpol PP-WH melakukan operasi gabungan dengan TNI dari semua angkatan termasuk Polisi Militer dan personil kepolisian,” tutur SAG.

Ia menjelaskan, operasi yustisi Protkes dilakukan berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Aceh Nomor 51 Tahun 2020 tentang Peningkatan Penanganan Covid-19, Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan di Aceh. Mereka yang terjaring melanggar Protkes diberikan sanksi di tempat sesuai pelanggaran yang dilakukan.

Dikatakan SAG, sejak tanggal 12-14 November 2020 ada sebanyak 683 orang di kawasan Kota Banda Aceh dan Aceh Besar terjaring tidak memakai masker.

"Mereka mendapat sanksi teguran lisan, tertulis, sanksi sosial, dan kerja sosial. Ada yang dinasihati, ada yang diminta baca Al-Quran dan ada juga yang harus mengutip sampah," ucapnya.

Meski disertai sanksi, operasi tersebut tetap dalam konteks edukasi untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat menjalankan Protkes.

“Operasi yustisi Protkes penting dilakukan karena Aceh merupakan zona oranye, sedikit saja kita lengah, apalagi banyak yang abai pada Protkes, bisa menjadi ke zona merah, zona risiko tinggi penularan Covid-19,” pungkas SAG.

iklan grapela dan tangga seribu
Iklan Batu Berlayar dan masjid tuo

Komentar

Loading...